HeadlineNasional

Penyelenggara Pemilu 2024 Harus Penuh Etika dan Integritas

227
×

Penyelenggara Pemilu 2024 Harus Penuh Etika dan Integritas

Share this article
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Penyelenggara Pemilu 2024 harus melaksanakan hajatan pesta demokrasi lima tahunan ini dengan penuh etika dan integritas, demikian deklarasi yang ditandatangani oleh DKPP dan 12 lembaga pegiat Pemilu. 

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menegaskan bahwa deklarasi tersebut merupakan tekad bersama bagi pada pegiat untuk mewujudkan Pemilu yang lebih baik. “Ini bukan cuma retorika simbolik, tapi deklarasi ini merupakan tekad kami yang sebenarnya,” kata Anggota DKPP J Kristiadi dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa, dikutip dari Antara. 

Deklarasi sendiri merupakan hasil dari Focus Group Discussion (FGD) DKPP dengan penggiat pemilu menuju pemilu beretika dan berintegritas yang dilakukan pada waktu yang sama. 

Deklarasi ini ditandai dengan penandatanganan oleh DKPP dan  12 penggiat Pemilu. Sebanyak 12 penggiat Pemilu yang menandatangani deklarasi adalah DEEP, KISP, Netfid, Perludem, Migrant CARE, LIMA, TePI, LS Vinus, Koalisi Perempuan Indonesia, SPD, JPPR, KIPP.

Baca Juga  Penyelenggara Pemilu Wajib Lakukan Tindakan Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Isi deklarasi tersebut menyebut bahwa pemilu merupakan manifestasi kedaulatan rakyat yang dilaksanakan dengan menjunjung tinggi etika, integritas serta kompetensi dalam mengelola nilai-nilai luhur bangsa. 

Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 diharapkan menjadi bukti kedewasaan bangsa Indonesia dalam mempraktikkan kehidupan demokrasi yang bermartabat dan berkeadilan.

Selain itu Pemilu dan Pilkada 2024 yang berintegritas hanya bisa dihasilkan melalui proses serta penyelenggaraan yang didasari asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Upaya tersebut merupakan usaha kolektif serta gotong royong yang melibatkan seluruh elemen penyelenggara, peserta, pemilih, pemerintah, dan masyarakat sipil.

DKPP dan penggiat pemilu mempunyai komitmen untuk terus berpartisipasi dalam mengupayakan penegakan kode etik penyelenggara pemilu di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia demi terciptanya Pemilu dan Pilkada serentak 2024 yang beretika dan berintegritas.

Politik Saling Memuliakan

Partai Golkar menyerukan partai-partai peserta Pemilu 2024 untuk berpolitik dengan saling memuliakan dan tidak menjatuhkan satu sama lain.

Baca Juga  Jusuf Kalla: Sistem Proporsional Terbuka Sudah Tepat untuk Indonesia

“Mari kita saling memuliakan antara parpol untuk betul – betul menikmati pesta demokrasi yang akan dilaksanakan,” ujar Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus. 

“Jangan menyebar hoax untuk saling menjatuhkan satu sama lain, karena kita ini menghadapi kegiatan yang seharusnya membuat kita saling terkoneksi satu sama lain” lanjut dia. 

Pemilu, menurut dia adalah kegiatan menyamakan visi dan misi sehingga bisa bersama-sama membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Partai Golkar menganggap Pemilu adalah momentum agar rakya bergembira dan saling mendukung. Karena hakikat Pemilu adalah menentukan arah bangsa Indonesia melalui pemimpin yang terpilih melalui kontestasi 5 tahunan tersebut.

“Semuanya telah mendapatkan nomornya masing – masing untuk Pemilu 2024. Artinya secara resmi, kita siap untuk saling mendukung dan berkonsolidasi untuk memenangkan pemilu, bukan saling berkompetisi,” Lodewijk.

banner 325x300