Headline

Ini Kutipan RA Kartini tentang Pendidikan, Motivasi Semangat Belajar Nih

65
×

Ini Kutipan RA Kartini tentang Pendidikan, Motivasi Semangat Belajar Nih

Share this article
Ilustrasi pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2023
Ilustrasi pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2023

G24NEWS.TV, JAKARTA – Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April, merujuk ke hari kelahiran R. A. Kartini. Peringatan mengenai Pahlawan Nasional tersebut berlangsung sejak 1964, yang mana ketentuannya juga terdapat dalam Keputusan Presiden RI nomor 108/1964.

Mengutip dari buku Kartini: Sebuah Biografi Rujukan Figur Pemimpin Teladan oleh Sitisoemandari Soeroto dan Myrtha Soeroto, dia dilahirkan di kota kecil Mayong, Keresidenan Jepara, pantura Laut Jawa pada tahun 1879.

Meski terkungkung dalam kultur feodal masa itu, Kartini dikenal sebagai sosok perempuan progresif. Kecerdasan R.A. Kartini tak dapat dipungkiri berakar dari kegemarannya membaca buku.

Waktu luangnya di rumahnya banyak dihabiskan dengan membaca buku-buku modern kiriman dari Sang Kakak, Raden Mas Panji Sosrokartono.

Kartini juga memanfaatkan kotak bacaan langganan ayahnya yang berisi buku, koran, dan majalah baik dari dalam maupun luar negeri.

Perjuangan Kartini dimulai ketika ia menulis surat-surat kepada sahabatnya mengenai kegelisahannya di bidang pendidikan dan posisi perempuan.

Salah satu suratnya diterjemahkan Armijn Pane dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang:

Kami, gadis-gadis masih terantai kepada adat istiadat lama, hanya sedikitlah memperoleh bahagia dari kemajuan pengajaran itu. Kami anak perempuan pergi belajar ke sekolah, keluar rumah tiap-tiap hari, demikian itu saja sudah dikatakan amat melanggar adat.” (Surat kepada Nona Zeehandelaar, Jepara, 25 Mei 1899)

Baca Juga  Seusai Nyoblos, Prabowo Ucapkan Terima Kasih Kepada Anggota KPPS di TPS 033 Bojong Koneng Bogor

Surat lainnya berbunyi:

Saya tiada tahu berbahasa Prancis, Inggris, dan Jerman, sayang! –Adat sekali-kali tiada mengizinkan kami anak gadis tahu berbahasa asing banyak-banyak–kami tahu berbahasa Belanda saja, sudah melampaui garis namanya. Dengan seluruh jiwa saya, saya ingin pandai berbahasa yang lain-lain itu, bukan karena ingin akan pandai bercakap-cakap dalam bahasa itu, melainkan supaya dapat membaca buah pikiran penulis-penulis bangsa asing itu.” (Surat kepada Nona Zeehandelaar, Jepara, 25 Mei 1899)

9 Kutipan Kartini tentang Pendidikan

  1. Habis gelap terbitlah terang
  2. Kami di sini memohon diusahakannya pengajaran dan pendidikan anak-anak wanita, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak wanita itu menjadi saingan laki-laki dalam hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya yang diserahkan alam (sunatullah) sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama
  3. Perempuan yang pikirannya telah dicerdaskan, pemandangannya telah diperluas, tak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya
  4. Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan didik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan. Karena inilah yang akan membawa bahagia baginya.
  5. Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam
  6. Tetapi apalah artinya pandai dalam ilmu yang hendak diajarkan itu, apabila ia tidak dapat menerangkan secara jelas kepada murid-murid
  7. Bila golongan atas sudah berpendidikan, maka pendidikan seluruh bangsa hanya soal waktu saja.
  8. Seorang guru bukan hanya sebagai pengasah pikiran saja, melainkan juga sebagai pendidik budi pekerti
  9. Untuk sementara didiklah, berilah pelajaran kepada anak-anak perempuan kaum bangsawan: dari sinilah peradaban bangsa harus dimulai. Jadikanlah mereka ibu-ibu yang cakap, cerdas dan baik. Maka mereka akan menyebarluaskan peradaban di antaranya bangsanya.
Baca Juga  Atasi Masalah Ketenagakerjaan, Airlangga Hartarto Dorong Lapangan Kerja Baru Lewat UMKM

Artikel ini pertama kali dimuat di link ini 

banner 325x300