Nasional

Ini 4 Kunci Pangkas Kemiskinan di Indonesia Menurut Dedi Mulyadi 

259
×

Ini 4 Kunci Pangkas Kemiskinan di Indonesia Menurut Dedi Mulyadi 

Share this article
legislator golkar dedi mulyadi b
legislator-golkar-dedi-mulyadi-b

G24NEWS.TV, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar Dedi Mulyadi mengatakan ada empat kunci yang dapat dilakukan untuk memangkas angka kemiskinan di Tanah Air. 

Dia mengemukakan pemerintah dan seluruh kelompok masyarakat harus bekerja sama menggarap empat kunci pengentasan kemiskinan, sehingga dapat berjalan efektif mencapai target. 

Bupati Purwakarta periode 2008–2018 ini menerangkan empat kunci itu adalah pertama membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. Dengan membuka lapangan kerja, maka penduduk akan memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya. 

Lapangan kerja, tidak hanya akan memberikan penghasilan kepada tenaga kerja, tetapi juga berefek bagi lingkungannya. Misalnya, orang tersebut akan membeli kebutuhan dari warung-warung di sekitar tempat tinggalnya sehingga tetangganya juga memperoleh pendapatan. 

Untuk dapat membuka banyak lapangan kerja, dia mengatakan dunia bisnis membutuhkan iklim usaha kondusif, mulai dari proses perizinan usaha yang sederhana dan ramah investor hingga keamanan dalam menjalankan aktivitas bisnis.

Baca Juga  Hetifah: Data yang Lengkap Penting dalam Penyusunan Kebijakan Publik

Membangun Infrastruktur dan Fasilitas Publik

Kedua, membangun infrastruktur. Dedi Mulyadi mengatakan membangun infrastruktur, sarana dan prasarana publik menjadi salah satu kunci mengentaskan kemiskinan. Fasilitas publik yang nyaman, biaya mobilisasi sosial masyarakat semakin terjangkau. Dengan demikian, masyarakat berpenghasilan rendah bisa menyimpan pendapatannya untuk kebutuhan lain, misalnya modal usaha atau memenuhi kebutuhan dasarnya.

Selain itu, dalam proses pembangunan infrastruktur itu sendiri, telah menyerap tenaga kerja karena proyek infrastruktur adalah sektor padat karya.

Ketiga, mengendalikan inflasi. Pemerintah perlu mengendalikan harga barang-barang di pasar, terutama kebutuhan pokok masyarakat. Harga yang terkendali akan membantu daya beli masyarakat. Pengendalian harga dapat dilakukan melalui intervensi pasar, baik melalui operasi pasar untuk menurunkan harga atau dengan memperketat pengawasan distribusi barang. Upaya pengendalian harga harus lebih kuat menjelang atau pada saat hari besar.

Keempat, memberikan donasi langsung. Dia mengatakan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat memang sebaiknya memberikan pekerjaan. Namun, menurutnya, ada kelompok masyarakat yang sudah sangat jauh di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga  Ini Sejarah Hari Tritura, Salah Satu Tonggak Lahirnya Orde Baru 

Jika diibaratkan kail dan ikan, dia mengatakan kelompok masyarakat ini tidak bisa hanya diberikan kail karena mereka tidak memiliki kemampuan untuk pergi ke sungai dan memancing.

 Mereka harus diberi ikan, misalnya, dalam bentuk subsidi atau bantuan langsung atau donasi dari lembaga atau kelompok masyarakat tertentu.

Namun, dia menilai bantuan yang diberikan harus diawasi dan didampingi, serta ada sistem bertahap yang akan membawa kelompok ini dapat meningkatkan taraf ekonominya dan keluar dari garis kemiskinan.

“Jadi bantuan dalam bentuk donasi atau bantuan langsung harus punya target, sampai berapa lama bantuan langsung diberikan sampai membuat penerima mandiri secara ekonomi. Jadi programnya tidak boleh terputus-putus,” jelas Dedi Mulyadi yang akan kembali maju menjadi Calon Anggota Legislatif pada Pemilu 2024 melalui Daerah Pemilihan Jawa Barat VII.

banner 325x300