Nasional

Legislator Anambas Tampung Keluhan Nelayan Desa Air Bini

260
×

Legislator Anambas Tampung Keluhan Nelayan Desa Air Bini

Share this article
Legislator dari Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Raja Bayu Febri Gunadian, menampung sejumlah keluhan nelayan Desa Air Bini saat melakukan reses ke daerah tersebut. foto: ist
Legislator dari Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Raja Bayu Febri Gunadian, menampung sejumlah keluhan nelayan Desa Air Bini saat melakukan reses ke daerah tersebut. foto: ist

G24NEWS.TV – KEPULAUAN ANAMBAS – Nelayan Bagan asal Desa Air Bini Kecamatan Siantan Selatan mengaku sudah tiga bulan tidak melaut. Hal itu diakibatkan kondisi cuaca yang ekstrem yang terjadi beberapa bulan belakangan.

“Sebanyak 50 Bagan nelayan di desa Air Bini tak dapat melaut akibat angin kencang,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Kepulauan Riau (Kepri) Raja Bayu Febri Gunadian.

Bayu yang melakukan reses di Desa Air Bini Kecamatan Siantan Selatan,  9 Maret 2023, menambahkan nelayan  juga meminta ketersedian solar untuk melaut.

“Para nelayan berharap ketersedian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dapat mencukupi kuota. Sehingga saat cuaca mendukung, nelayan bisa melaut lagi, nelayan tidak pusing karena solar langka,” ujarnya.

Baca Juga  Erwin Aksa: Menangkan Golkar di Sulawesi Utara dan Tetty Paruntu jadi Gubernur  

Atensi lain yang disampaikan para nelayan menurut Bayu, adalah peran pemerintah dalam mencari market hasil tangkapan.

“Saat ini market memang ada. Namun, terkadang harga masih belum sesuai harapan nelayan bagan,” papar Bayu dikutip dari situs resmi partaigolkar.com, Sabtu (11/3/2023).

Selain kondisi nelayan lanjut Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini,  kondisi pelabuhan Air Bini juga mulai memprihatinkan. Nelayan berharap fasilitas umum milik masyarakat itu dapat direvitalisasi.

“Untuk pendidikan juga menjadi atensi urgent yang harus diselesaikan, khususnya TK Negeri yang ada di daerah itu. Saat ini sarana dan prasarana di TK Negeri tersebut sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Baca Juga  Komisi III Kunker ke Empat Peradilan se-Jawa Timur

Pia yang akrab di panggil RB’one, ini lebih jauh mengatakan, perlu gedung baru agar proses belajar mengajar di TK itu terlaksana dengan baik.

“Pendidikan usia dini sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas,” ucapnya.

Ayah Raja Zizi ini menegaskan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat yang telah disampaikan, mengingat hal-hal tersebut sangat urgent dan juga sangat dibutuhkan.

“Apa yang disampaikan akan diserap. Kemudian disusun menjadi pokok-pokok pikiran dan diperjuangkan hingga persoalan dapat diperjuangkan secara masif demi kesejahteraan nelayan,” tutup Raja. *

Penulis: Dharma Sastronegoro
Editor: Administrator G24News

banner 325x300