HeadlineNasional

Laju Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi di Indonesia, Ridwan Kamil Berbagi Pengalaman Kepemimpinannya dalam Pelatihan Golkar Institute

233
×

Laju Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi di Indonesia, Ridwan Kamil Berbagi Pengalaman Kepemimpinannya dalam Pelatihan Golkar Institute

Share this article
Ridwan Kamil dan Ace Hasan Syadzily dalam acara Public Lecture Golkar Institute, Senin (13/3/23).
Ridwan Kamil dan Ace Hasan Syadzily dalam acara Public Lecture Golkar Institute, Senin (13/3/23).

G24NEWS.TV, York — Gubernur Jawa Barat yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ridwan Kamil berbagi pengalaman kepemimpinan transformatifnya baik sebagai Wali Kota Bandung maupun Gubernur Jawa Barat.

Ia menceritakan beberapa program transformatif yang dibuat selama ia memimpin pada Public Lecture: “Kepemimpinan Transformatif Yang Berbasis Karya”, saat pembukaan Executive Education Program For Young Political Leaders angkatan ke-11, Golkar Institute, Senin (13/3/2023) di Kantor DPP Partai Golkar.

“Pemimpin harus sering turun kebawah, kelapangan, lihat yang salah lalu diperbaiki”, ujar pria yang akrab disapa Kang Emil.

“Beberapa gagasan yang saya buat adalah petani milenial jadi program itu untuk mereka yang gak punya tanah, pinjemin tanah, gak punya dana pinjemin uang. Selain itu juga ada Maskara (mobil aspirasi kampung juara), dan lain-lain,” sambungnya.

Gagasan transformatif ini bertujuan untuk pembangunan daerah Jawa Barat. Kang Emil juga menyampaikan bahwa saat ini Jawa Barat memiliki laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

“Di Jawa Barat tidak ada lagi desa tertinggal dan saat ini memiliki laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, sehingga investasi di Jawa Barat juga menjadi yang tertinggi”, tambahnya.

Menurutnya, ada tiga tahapan penting dalam kepemimpinan, yaitu sebagai pemimpin diri sendiri, pemimpin keluarga dan pemimpin masyarakat.

Baca Juga  Survei NSN Terbaru, Elektabilitas Partai Golkar Masuk Tiga Besar di DKI Jakarta

“Kepemimpinan itu ada lavelnya. Dan nggak semua lulus jadi pemimpin. Paling basic itu adalah memimpin diri sendiri. Ke kiri apa ke kanan. Baju kuning apa warna lain,” ujarnya.

Yang kedua adalah pemimpin keluarga. Ia bercerita sebagai seorang Kepala Daerah, mendidik anak-anaknya untuk tetap sederhana.

“Saya mampu secara ekonomi tapi saya latih anak saya tidak pamer. Tidak seperti cerita hari ini. Saya latih anak saya supaya apa adanya. Saya bisa beli untuk almarhum anak saya mobil. Tapi saya kasih sepeda. Ya sepedaan dari rumah dinas walikota ke SMA-nya,”

“Pada istri saya, saya bisa mimpin solat. Ayat pendek, ayat sedang ayat panjang, ngaji dan sebagainya. Kira-kira begitu,”

“Yang ketiga adalah pemimpin masyarakat. Pak Airlangga multidimensi. Memimpin Kemenko, memimpin kepartaian, memimpin organisasi. Saya juga sama, memimpin 50 juta manusia yang hajat hidupnya harus saya urus,” terang Kang Emil.

Selanjutnya, ia juga mendorong kader-kader muda Partai Golkar untuk sukses menjadi pemimpin disemua level kepemimpinan.

“Saya doakan semua, lulus memimpin diri sendiri. Harmonis dan lulus memimpin keluarga. Dan naik kelas memimpin masyarakat, organisasi, partai. Sehingga menjadi manusia mulia dimana kemuliaannya diukur, bukan hartanya, tapi kebermanfaatan. Nah, fondasi utama saya ada disana,” demikian ujarnya.

Baca Juga  [KOLOM] Akan Bubarkah KIB?

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam pidato pembukaannya menyatakan komitmennya untuk menghasilkan pemuda yang terbaik lewat Golkar Institute. Dia berharap pekerja politik muda dapat menggerakkan politik Indonesia.

“Golkar Institute berkomitmen menghasilkan pemuda terbaik, berdaya saing, berwawasan global, dan tentu setelah kegiatan ini saya berpesan, pemilu di depan mata dan tentu dengan partisipasi yang ada, kita berharap bahwa generasi muda nanti bisa dipengaruhi oleh pemikiran dan juga tindakan dari para pekerja politik muda. Pekerja politik senior tentu kita berharap lebih produktif lagi,” kata Airlangga.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily juga menyampaikan harapannya agar pengalaman yang dibagikan oleh Kang Emil dalam pelatihan Golkar Institute bisa menambah wawasan para peserta dan alumni Golkar Institute (12/3/23).

“Dengan pengalaman yang diberikan Kang Emil dalam forum ini, diharapkan mampu menambah wawasan para peserta dan Alumni Golkar Institute untuk mempelajari tentang ilmu pemerintahan dan kebijakan Publik yang berbasis pada bukti atau evidencebased policy” kata Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat ini. (*)

banner 325x300