HeadlinePolitik

Golkar-PKB Bahas Simulasi Capres-Cawapres Pemilu 2024

291
×

Golkar-PKB Bahas Simulasi Capres-Cawapres Pemilu 2024

Share this article
Airlangga and rombongan
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, beserta pemimpin masing-masing partai, di Plataran Teras Kota, Senayan Jakarta, Rabu (3/5/2023). Foto: Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA – Partai Golongan Karya dan Partai Kebangkitan Indonesia Baru (Golkar-PKB) membahas tiga opsi simulasi Capres dan Cawapres dalam Pemilu 2024.

Tiga opsi yang dimaksud adalah pasangan Prabowo Subianto-Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar atau Airlangga Hartarto-Muhaimin Iskandar.

Seperti dilansir dari esensi.tv, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan PKB dan Golkar telah sepakat untuk melakukan komunikasi lebih intensif menjelang Pilpres 2024.

Hingga saat ini, ujarnya, pihaknya masih terus melakukan simulasi dengan Partai Golkar mengenai opsi tersebut.

“Simulasi itu tidak menutup peluang, apakah Prabowo-Muhaimin, Prabowo-Airlangga atau Airlangga-Muhaimin,” jelas Cak Imin dalam temu pers bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2023).

Dia mengatakan pertemuan dengan Pimpinan Partai Golkar dilakukan tidak lepas dari upaya melakukan simulasi pasangan-pasangan hingga diperoleh keputusan bersama

“Saya dengan Pak Airlangga bersimulasi. Jadi PKB dan Golkar akan lebih intensif lagi sampai waktu yang kita anggap tepat,” ujarnya.

Mencari Potensi Koalisi

Airlangga jalan dengan cak imin
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, di Plataran Teras Kota, Senayan Jakarta, Rabu (3/5/2023). Foto: Golkar

Di tempat yang sama, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan kedua partai mencari kemungkinan koalisi, di tengah dinamika atau perubahan yang selalu bergerak secara dinamis dalam politik Indonesia.

Baca Juga  Golkar Aceh Ingatkan Generasi Muda Jangan Lupakan Jasa Para Tokoh Golkar

Terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Airlangga mengatakan tujuan komunikasi politik yang dilakukan dengan PKB adalah untuk menjaga program pembangunan dapat berlanjut bagi kesejahteraan masyarakat.

Dia mengatakan selama 13 tahun ini adalah masa  persimpangan jalan Indonesia menjadi negara maju atau berada di jebakan negara berpendapatan menengah (middle income trap).

Golkar dan PKB, jelasnya, siap menjadi inti dari upaya menjaga pembangunan ke depan, sehingga Indonesia tidak jatuh ke dalam negara berpendapatan rendah.

Dia mengatakan untuk mengatasi tantangan middle income trap, diperlukan arah yang tepat. Kuncinya adalah stabilitas politik yang stabil.

“Kalau direction-nya tidak tepat maka Indonesia akan sulit keluar dari middle income trap. Sedangkan, kuncinya adalah stabilitas politik yang stabil,” ujar Airlangga.

Dia mengatakan ada juga stabilitas politik yang labil karena partai politik pendukung Pemerintahnya sedikit. Kondisi ini, menurutnya, akan menghambat pembangunan di Indonesia.

Golkar-PKB Jembatan KIB dan KKIR

Airlangga Cak Imin di Senayan
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar menggelar temu pers bersama di Plataran Teras Kota, Senayan Jakarta, Rabu (3/5/2023). Foto: Golkar

Pertemuan dengan Cak Imin, menurutnya, akan menjembatani Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Baca Juga  Airlangga Hartarto Ajak Jusuf Kalla Review Mobil Tempur Sekjen Golkar Lodewijk

“Minggu lalu ketemu KIB dan kami masih solid. Jadi ini jembatan KIB dan KKIR. Jembatannya kokoh, yaitu Golkar dan PKB. Tentu akan dilobi pembicaraan. Pada waktu yang tepat, kami berdua akan putuskan,” terang Airlangga.

Dalam pertemuan itu, kedua ketua umum partai politik ini membawa rombongannya dari elit partai masing-masing dalam pertemuan itu.

Airlangga Hartarto tampak didampingi oleh Sekretaris Jenderal Golkar Lodewijk Paulus dan Bendahara Umum Golkar Dito Ganindito.

Ada juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar Firman Soebagyo, serta Wakil Ketua Umun Bidang Penggalangan Strategis Erwin Aksa.

Sedangkan, Cak Imin didampingi oleh Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanudin Wahid

Kemudian, Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda dan Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid.

Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan DPP PKB Cucun Ahmad dan legislator dari PKB Faisol Riza, serta sejumlah elit partai lainnya.*

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300