HeadlinePolitik

Senada Dengan JK, Airlangga Akui Golkar Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan

240
×

Senada Dengan JK, Airlangga Akui Golkar Tak Mungkin Dukung Anies Baswedan

Share this article
Ketum Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam pertemuan Ketua DPP dan DPD se-Indonesia, pekan lalu. Foto: Golkar
Ketum Golkar Airlangga Hartarto memberikan sambutan dalam pertemuan Ketua DPP dan DPD se-Indonesia, pekan lalu. Foto: Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui Golkar tidak mungkin atau tidak memiliki opsi mendukung Capres dari Partai Nasdem Anies Baswedan.

Hal ini disampaikan Airlangga membenarkan pernyataan mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla (JK) pada pekan ini.

“Itu (pernyataan JK) sangat benar. Benar (tak mungkin dukung Anies Baswedan),” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (2/8/2023), saat wartawan mengkonfirmasi apakah benar Golkar tidak ada kemungkinan mendukung Anies.

Dia tidak menjelaskan mengapa tidak menjatuhkan dukungan kepada Anies, Airlangga lebih memilih membahas potensi dukungan, yaitu kepada Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, jelasnya, babak penentuan capres yang akan didukung Partai Golkar sudah memasuki babak terakhir.

Dia bergarap masyarakat menunggu keputusan final yang akan disampaikan tidak lama lagi.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Lantik Ariasa Hadibroto Supit Jadi Ketua Lembaga Komunikasi dan Informasi Golkar

“Ya tentu kita punya langkah-langkah sendiri. Langkah chapter terakhir. Sekarang udah masuk chapter terakhir,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan sikap Partai Golkar untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024 sudah mulai mengerucut.

Meski belum menentukan arah koalisinya, Airlangga Hartarto mengatakan dukungan Partai Golkar kemungkinan akan diberikan kepada capres dari PDI perjuangan Ganjar Pranowo atau Capres dari Gerindra Prabowo Subianto.

“Itu sangat benar,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (2/8/2023), saat ditanya wartawan apakah Golkar kemungkinan mendukung Prabowo atau Ganjar.

Pernyataan Menko Perekonomian ini juga sekaligus menutup adanya potensi bahwa Golkar akan membentuk poros baru dengan mencalonkan capres dan cawapres alternatif.

Senada Dengan JK

Hal ini senada dengan pertanyaan Jusuf Kalla (JK) sebelumnya.

Baca Juga  Kader Harus Kerjasama Menangkan Partai Golkar, Bukan Bersaing

Sebelumya, politisi senior Partai Golkar Jusuf Kalla mengatakan kemungkinan Golkar akan mengajukan calon wakil presiden.

Baik kepada Partai Gerindra Prabowo Subianto atau kepada PDI-P untuk mendampingi Ganjar Pranowo.

Dia meyakini sebagai partai besar, Golkar akan signifikan mendongkrak suara jika kadernya menjadi calon wakil presiden.

“Hanya antara (jadi bakal cawapres) Ganjar dan Prabowo,” ujar Jusuf Kalla di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2023).

“Tetapi karena partai besar yang mempunyai juga kemampuan atau pun hak untuk meningkatkan suara nomor 1 apabila jadi wakil,” sambungnya.

Di sisi lain, Jusuf Kalla mengakui dirinya tidak lagi terlibat dalam menentukan sikap Partai Golkar dalam strategi menghadapi Pemilu 2024.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News

Editor: Lala Lala

banner 325x300
banner 325x300