Nasional

Sekilas Perjalanan Partai Golkar dalam Pemilu 2019: Masuk Posisi Tiga Besar

351
×

Sekilas Perjalanan Partai Golkar dalam Pemilu 2019: Masuk Posisi Tiga Besar

Share this article
Bendera Partai Golkar
Bendera Partai Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA — Pemilu 2019 adalah pemilihan umum pertama di Indonesia yang dilakukan secara serentak untuk memilih calon anggota legislatif dan calon presiden dan wakil presiden. Empat belas partai politik bertarung sebagai peserta Pemilu 2019.

Partai Golkar selalu hadir sebagai peserta dalam setiap pesta demokrasi lima tahunan sejak 1971 dan berhasil konsisten hingga pemilu terkini. Pada 2019, partai berlambang pohon beringin ini berhasil menduduki posisi tiga dalam perolehan suara nasional pada Pemilu yang berlangsung pada 17 April 2019.

Dari 139.972.260 suara sah nasional, Partai Golkar berhasil meraih 12,31 persen suara atau sebanyak 17.229.789 suara di seluruh Indonesia.

Empat provinsi ini menjadi lumbung suara Partai Golkar pada Pemilu 2019 yaitu:

  1. Provinsi Sumatera Selatan (Perolehan suara sebanyak 671,29 ribu suara atau 15,48 persen dari total pemilih sah sebanyak 4,34 juta suara).
  2. Provinsi Jambi (Perolehan suara sebanyak 360,29 ribu suara atau 20,17 persen dari total pemilih sah sebanyak 1,79 juta suara).
  3. Provinsi Kalimantan Timur (Perolehan suara sebanyak 350,829 ribu suara dari total pemilih sah sebanyak 1,74 juta suara).
  4. Provinsi Bengkulu (Perolehan suara sebanyak 136,58 ribu suara atau 13,84 persen dari total pemilih sah sebanyak 986,98 ribu suara).
Baca Juga  Golkar Jawa Barat Minta ASN di Pemkab Pangandaran agar Netral

Golkar Pilih Gunakan Nomor 4

Partai yang diketuai Airlangga Hartarto tetap menggunakan nomor urut yang sama seperti Pemilu 2019 yaitu nomor urut 4.

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar memegang nomor urut Partai Golkar
Partai Golkar dalam Pengundian Nomor Urut Partai Politik untuk Pemilu 2024

Wakil Ketua Umum Nurul Arifin mengatakan nomor urut tersebut dapat digunakan untuk membangun nilai yang disebarkan pada konstituen.

Sedangkan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menyebutkan ada makna kenegaraan dan kebangsaan yang kuat dari nomor 4. Hal itu, menurutnya, sesuai dengan jumlah pilar kebangsaan yang dimiliki Indonesia berjumlah empat.

Baca Juga  Bawaslu Minta Generasi Muda untuk Cek Fakta Demi Cegah Hoaks

Adapun empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Airlangga juga menegaskan bahwa Pemilu 2024 diharapkan menjadi momentum Partai Golkar untuk meraih kemenangan kembali. Saat ini, Partai Golkar telah memanaskan mesin partainya guna menghadapi Pemilu 2024.

banner 325x300