Nasional

Ridwan Kamil Masuk Kosgoro Dulu Sebelum Resmi Jadi Kader Golkar, Apa Itu Kosgoro? Ini Penjelasannya

300
×

Ridwan Kamil Masuk Kosgoro Dulu Sebelum Resmi Jadi Kader Golkar, Apa Itu Kosgoro? Ini Penjelasannya

Share this article
Kosgoro 1957 Siap Kawal Kemenangan Prabowo-Gibran
Kosgoro 1957 Siap Kawal Kemenangan Prabowo-Gibran

G24NEWS.TV – JAKARTA – Ketua Umum Airlangga Hartarto pada pertengahan Januari lalu mengumumkan bahwa Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) bergabung menjadi kader Partai Golkar, setelah sebelumnya bergabung ormas Kosgoro 1957.

Golkar merupakan partai pertama yang dimasuki Ridwan Kamil sejak berkarir di jabatan politik Wali Kota Bandung periode 2013-2018.

Namun, sebelum resmi masuk ke Partai berlambang pohon beringin ini, Ridwan Kamil lebih dahulu menjadi anggota Kosgoro 1957.

Apa sebenarnya Kosgoro 1957? Simak penjelasan berikut ini.

Kosgoro 1957 adalah organisasi sayap Partai Golkar yang didirikan pada tanggal 10 November di tahun yang sama dengan namanya, yaitu 1957.

Sejak awal, pendirian Kosgoro memang ditujukan untuk mendukung kelanjutan usaha kolektif para pemuda penjuang yang aktif dalam Perang Kemerdekaan.

Seperti diolah dari berbagai sumber, Perang Kemerdekaan berlangsung selama tahun 1945 hingga menjelasng 1950. Tepatnya tanggal mulai tanggal 29 September 1945 hingga 27 Desember 1949.

Perang Kemerdekaan pecah karena Indonesia yang sudah mendeklarasikan kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 masih dicoba-coba dijajah oleh sekutu Belanda.

Baca Juga  Bamsoet ajak wujudkan Pemilu damai

Para sekutu Belanda ini, yang dinamai NICA alias Nederlandsch Indië Civiele Administratie masih mencoba menguasai wilayah Indonesia, setelah Jepang mengaku kalah perang.

Namun, untungnya mereka mengaku kalah dan pulang ke negaranya masing-masing tanggal 27 Desember 1949.

Kosgoro Diawali Dari Koperasi

Nah, kembali ke Kosgoro tadi. Pada awalnya, Kosgoro berbentuk koperasi, yaitu Koperasi Simpan Pinjam Gotong-Royong.

Kemudian, berkembang menjadi Koperasi Serba Usaha Gotong-Royong.

Namun, setelah melalui pertimbangan dan evaluasi, akhirnya dalam Musyawarah Besar (Mubes) Kosgoro II tanggal 11 Maret 1966 di Semarang, Jawa Timur, Kosgoro bertransformasi menjadi sebuah organsiasi

Namanya juga diubah dari Koperasi Serba Usaha Gotong-Royong menjadi Kesatuan Organisasi Serba Guna Gotong-Royong. Namun, tetapi disingkat dengan Kosgoro.

Kosgoro didirikan oleh Mas Isman, ayahanda dari Hayono Isman, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga di Era Pemerintahan Soeharto/ Ex Menpora RI. Dia adalah Ex Komandan pejuang Tentara Pelajar Jawa Timur.

Baca Juga  Tak Lagi Dukung Edy Rahmayadi, Golkar Usung Musa Rajekshah Jadi Cagub Sumut

Dalam menjalankan fungsinya, Kosgoro mengamanatkan tiga semboyan, yaitu  Pengabdian, Kerakyatan dan Solidaritas.

Sejalan dengan waktu Kosgoro terus berkembang dan saat ini sudah mewadahi 10 gerakan dari tujuh lembaga.

Kesepuluh gerakan itu, meliputi Warga Tani, Persatuan Karyawan dan Buruh Indonesia, Nelayan Kosgoro, Pemuda Kosgoro dan Ikatan Sarjana Kosgoro.

Kemudian, Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro, Gerakan Siswa (Gensi) Kosgoro, Wanita Kosgoro, Persatuan Bahariawan Kosgoro (Perbari), serta Ikatan Perwira Pelayaran Nasional Indonesia (IPPNI).

Adapun tujug lembaganya adalah Lembaga Pendidikan Agama dan Spiritual, Lembaga Pembinaan Massa dan Lembaga Pembangunan.

Kemudian, Lembaga Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, Lembaga Sosial dan Kesehatan Lembaga Kebudayaan dan Kesenian, serta Lembaga Penerbitan dan Pers.

Setelah memahami penjelasan ini, apakah kamu tertarik untuk menjadi salah seorang anggota Kosgoro?*

Penulis: Dharma Sastronegoro
Editor: Administrator G24News

banner 325x300