HeadlineNasional

Partai Golkar, Gerindra Satu Ide Soal Bangsa dan Kepentingan Rakyat 

284
×

Partai Golkar, Gerindra Satu Ide Soal Bangsa dan Kepentingan Rakyat 

Share this article
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, belum lama ini. Foto: Dok
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, belum lama ini. Foto: Dok

G24NEWS.TV, JAKARTA – Partai Golkar dan Partai Gerindra satu ide tentang kebangsaan dan sama-sama memerjuangkan kepentingan Rakyat Indonesia. 

Ketua DPD Partai Jawa Timur Sarmuji mengatakan kedua partai selama ini mempunyai hubungan yang baik dan berkomunikasi tentang koalisi. 

“Kedua partai punya semangat kebangsaan yang tinggi,” kata Sarmuji dalam sebuah keterangan pada wartawan dikutip Rabu (26/4). 

Menurut Sarmuji, pertemuan antara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menandakan adanya komunikasi dan semangat kebersamaan serta persaudaraan antara kedua partai. 

Kedua partai menurut Sarmuji sama-sama berharap bisa saling mendukung dan bekerja sama untuk memerjuangkan kepentingan masyarakat Indonesia.  

“Kedua partai berusaha menemukan komitmen bersama dan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat,” lanjut dia.

Partai Golkar dan Partai Gerindra sama-sama menggagas koalisi besar untuk menghadapi Pilpres 2024 mendatang. Selain kedua partai, ada juga Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

Namun pada Rabu (26/4) PPP mendeklarasikan mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden, mengikuti PDIP yang sudah mencalonkan Gubernur Jawa Tengah ini terlebih dahulu.

Baca Juga  Henry Indraguna: Caleg Minimal Harus Paham Dua Hal Ini

Dari Satu Rahim 

Juru bicara Partai Golkar Tantowi Yahya mengatakan Partai Golkar dan Partai Gerindra memang sudah lama mempunyai kedekatan khusus. Kedua partai, bahkan dia sebut berasal dari satu rahim.

“Partai Golkar dan Gerindra itu ada chemistry karena berasal dari satu rahim, “ ujar dia pada media.

Tantowi yang pernah menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Selandia Baru dan Australia ini meminta semua pihak melihat perkembang situasi. Termasuk kelanjutan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang sebelumnya dibentuk oleh Partai Golkar, PAN dan PPP. 

Kelanjutan KIB ini dipertanyakan setelah PPP ikut mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon pada Pilpres 2024 mendatang. 

Pertemuan Partai Pendukung Jokowi 

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan menggelar pertemuan pimpinan partai-partai koalisi pendukung pendukung pemerintah dalam waktu dekat ini. 

Untuk diketahui, Jokowi menjabat sebagai presiden untuk periode kedua ini dengan dukungan dari PDIP, Partai Golkar, Gerindra, PAN, PKB, PPP dan Partai Nasdem. Sebelumnya selain PDIP dan Partai Nasdem, koalisi ini sudah berkumpul dan mewacanakan adanya koalisi besar.    

Baca Juga  Ketua Golkar DKI Dukung Peningkatan Layanan RSUD Tigaraksa

“Mudah-mudahan nanti cari waktu yang tepat, Bapak (Presiden Jokowi) akan mengundang ketua-ketua umum partai untuk silaturahim,” kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Jakarta, Rabu.  

Zulkifli mengatakan bisa saja terdapat pembahasan mengenai wacana koalisi besar dalam pertemuan antara para pimpinan parpol dengan Presiden Jokowi.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan PAN, Partai Golkar dan PPP akan melakukan pertemuan pada Kamis (27/4) di kediaman Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. KIB itu akan membahas situasi politik nasional, termasuk pencalonan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan untuk Pemilu 2024. 

“Ini kan ketemuan besok KIB. Habis itu tadi Bapak (Presiden) juga mengundang ketum partai untuk ngopi bareng,” kata dia.

 

banner 325x300