Ekonomi

Menko Perekonomian Airlangga Harapkan Dukungan 38 Negara OECD Untuk Indonesia Berlanjut

84
×

Menko Perekonomian Airlangga Harapkan Dukungan 38 Negara OECD Untuk Indonesia Berlanjut

Share this article
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan kelanjutan dukungan dari 38 negara anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) setelah disetujuinya tahap aksesi.

Keinginan mencapai keanggotaan “klub negara maju” itu didorong dengan fokus Indonesia saat ini dalam peningkatan produktivitas dan daya saing internasional guna memacu kualitas pertumbuhan ekonomi nasional ke depan agar mampu keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap).

“Banyak negara mengatakan keanggotaan Indonesia dalam OECD sangat diperlukan. Dengan menjadi anggota OECD, berbagai kebijakan regulasi di Indonesia yang dilakukan akan setara level dengan 38 negara yang tentunya akan menjadi kemudahan bagi negara tersebut untuk melakukan investasi, perdagangan karena punya komitmen dan standar best practice yang sama,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (28/2).

Baca Juga  Wamendag Ungkap 3 Pilar Penting dalam Asean

Dalam sesi Diskusi Aksesi Indonesia bersama para delegasi negara anggota OECD, Menko Airlangga juga menyampaikan harapannya agar tahapan aksesi hanya akan memakan waktu dua hingga tiga tahun saja.

“Ini adalah peristiwa penting bagi anggota dan mitra OECD. Sebagai negara pertama di Asia Tenggara yang diundang untuk membuka diskusi aksesi OECD dan ekonomi terbesar di kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia,” ujarnya, seperti dilansir dari Antara.

Visi Indonesia

Menurut Airlangga, kerja sama internasional menjadi salah satu sektor yang memainkan peran penting dalam memberikan peta jalan yang komprehensif untuk mendorong terwujudnya transisi dan transformasi ekonomi menuju Visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga  Indonesia Protes Keras Soal UU Anti-Deforestasi Eropa

Dalam kesempatan tersebut, 30 perwakilan negara anggota OECD yang hadir dalam sesi diskusi aksesi turut menyampaikan dukungan bagi Indonesia terhadap proses diskusi aksesi yang akan berlangsung.

Memiliki modalitas sebagai negara demokrasi yang besar, ekonomi yang stabil, dan implementasi tata kelola pemerintahan yang baik, sejumlah negara anggota optimis bahwa Indonesia mampu menjadi keanggotaan penuh OECD.

Selain itu, perwakilan negara anggota juga meyakini bahwa proses aksesi akan membawa dampak positif bagi kedua belah pihak, terutama bagi Indonesia sebagai fundamental mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.

Email: Dharmasastronegoro@G24 News
Editor: Lala Lala

 

banner 325x300