Ekonomi

Melchias Markus Mekeng: Kejahatan Pajak Sulit Diatasi Karena Ada Oknum Fiskus Bermental Mafia

224
×

Melchias Markus Mekeng: Kejahatan Pajak Sulit Diatasi Karena Ada Oknum Fiskus Bermental Mafia

Share this article
Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng. Foto: Golkar
Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng. Foto: Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA – Melchias Markus Mekeng, Anggota Komisi XI DPR RI, menilai Indonesia sulit mengatasi kejahatan pajak karena ada oknum aparat petugas atau fiskus bermental mafia.

Anggota Legislatif dari Fraksi Golkar ini mengatakan kondisi itu merusak bangsa, khususnya Kementerian Keuangan.

“Kalau di luar negeri, yang diuber pajak itu mafia-mafia ya. Jadi kalau orang boleh hebat tapi kalau sama orang pajak pasti kalah,” ujarnya di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (27/03/2023), seperti dilansir dari lama resmi DPR RI.

“Yang saya sedihnya karena apa? Karena di sini yang mafianya ada di dalam (lembaga) pajak itu. Oknum-oknum ini berpura-pura sebagai fiskus, tapi sebetulnya mental-mental mafia,” sambungnya.

Dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan RI, dia meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk melanjutkan reformasi lembaga pajak Indonesia.

Baca Juga  Menko Perekonomian Airlangga Janjikan Jaga Kualitas Penyaluran KUR

Dia mendesak Menkeu memberantas mafia pajak di internal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kementerian Keuangan.

Komite Pengawas Perpajakan Dinilai Tidak Independen

Selain itu, Melchias Markus Mekeng meminta Pemerintah perlu mengubah keanggotaan Komite Pengawas Perpajakan menjadi orang-orang yang independen.

Hal ini, jelasnya, karena Komite Pengawas Perpajakan bertugas untuk mengawasi dan menyelidiki perilaku fiskus.

Sementara, saat ini dia mengatakan bahwa masih banyak nama-nama yang berasal dari Kementerian Keuangan mengisi Komite Pengawas Perpajakan.

Dia mengatakan kemungkinan kasus serupa yang menyangkut mantan pejabat DJP berinisial RAT masih terjadi di tubuh lembaga-lembaga negara, khususnya Kementerian Keuangan.

Baca Juga  Tanggapan Misbakhun Usai KPK Tahan Rafael Alun

Oleh karena itu, Melchias Markus Mekeng menyampaikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk serius menyelesaikan hal-hal tersebut.

“Setelah kasus RAT ini bukan berarti sudah tidak ada. Masih ada. RAT ini kan Eselon III. Di bawah eselon ini pun masih banyak yang berkeliaran,” terangnya.

“Yang kerjanya mengancam, mengancam pengusaha dan ujung-ujungnya memeras. Ini yang sebetulnya yang harus diselesaikan, Bu Menteri,” tambah Melchias.

Melchias Markus Mekeng anggota legisltif dari Partai Golkar mewakili daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur I.

Untuk wilayah Kabupaten Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat dan Kabupaten Nagekeo.*

Email: Nyomanadikusuma@g24news.tv
Editor: Lala Lala

banner 325x300