Nasional

Ini Penjelasan Gerhana Matahari Hibrid, Fenomena Langka pada 20 April 2023

234
×

Ini Penjelasan Gerhana Matahari Hibrid, Fenomena Langka pada 20 April 2023

Share this article
Gerhana Matahari Hibrid
GMH

G24NEWS.TV, JAKARTA — Fenomena Gerhana Matahari Hibrid (GMH) dalam waktu dekat dapat disaksikan di sejumlah wilayah di Indonesia pada 20 April 2023.

Fenomena GMH adalah peristiwa gerhana matahari total dan cincin yang terjadi secara berurutan dalam satu fenomena gerhana. Peristiwa ini dapat dikatakan fenomena yang relatif langka.

Posisi pengamat mempengaruhi besar magnitudo gerhana yang akan teramati. Pengamatan kedua gerhana tidak dapat dilakukan secara bersamaan dan di lokasi yang sama.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by BMKG (@infobmkg)

Dikutip dari laman LAPAN, fenomena gerhana ini merupakan perpaduan dari gerhana Matahari total dan gerhana Matahari cincin.

Baca Juga  BMKG Prakirakan Sejumlah Daerah di Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini

“Gerhana Matahari hibrida dapat disaksikan di Indonesia pada 20 April 2023 dan gerhana Matahari cincin dapat disaksikan di Amerika Serikat, sebagian Amerika Tengah, Kolombia, dan Brasil pada 14 Oktober 2023 waktu setempat dan tidak dapat disaksikan di Indonesia,” ujar peneliti BRIN dikutip dari laman LAPAN.

Posisi matahari, bulan dan bumi yang berada dalam satu garis mengakibatkan saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya, sedangkan di tempat tertentu lainnya, Matahari seakan-akan tertutupi Bulan.

Ilustrasi Gerhana Matahari Hibrid (GMH)
Ilustrasi Gerhana Matahari Hibrid (Foto by: @infobmkg)

Sehingga GMH terdiri dari dua tipe gerhana, Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total.

Baca Juga  Legislator Golkar Tegaskan Penyusunan RUU Kesehatan Telah Libatkan Partisipasi Publik

Jalur Gerhana Matahari Hibrid di Indonesia

Fenomena Gerhana Matahari sebagian dapat diamati di sebagian wilayah Indonesia. Namun beberapa wilayah seperti Kota Sabang, Banda Aceh, Kab. Aceh Jaya, Aceh Besar dan Pidie tidak mengalami Gerhana Matahari Sebagian.

Sedangkan Gerhana Matahari Total dapat diamati di Biak dan Pulau Kisar.

Jalur Gerhana Matahari Hibrid 20 April 2023
Jalur Gerhana Matahari Hibrid 20 April 2023 (Foto by: instagram @infobmkg)

Durasi puncak Gerhana di Biak diperkirakan selama 1 menit 2 detik, sedangkan di Pulau kisar diperkirakan selama 1 menit 5 detik.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan untuk tidak melihat proses gerhana secara langsung karena radiasi matahari dapat merusak mata. Fenomena ini dapat dilihat menggunakan kacamata khusus dengan filter untuk melihat matahari.

banner 325x300