Ekonomi

BRIN Prediksi Proyek IKN Akan Berjalan Setelah Pemilu 2024

85
×

BRIN Prediksi Proyek IKN Akan Berjalan Setelah Pemilu 2024

Share this article
Ilustrasi salah satu desain bangunan di IKN. Foto: Kemenkeu
Ilustrasi salah satu desain bangunan di IKN. Foto: Kemenkeu

G24NEWS.TV, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memandang proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) kemungkinan besar berlanjut bila melihat dampak pascapemilu pada 2024 yang baru saja berlangsung.

Peneliti Pusat Riset Politik BRIN Dini Suryani mengatakan 12 di antara 17 partai peserta pemilihan umum mendukung proyek IKN tersebut.

“Kalau dari peta ini, kemungkinan IKN akan tetap dilanjutkan,” ujarnya dalam diskusi bertajuk “IKN Pasca Pemilu 2024” di Jakarta, Jumat (16/2/2024).

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang penghitungan suara Pemilu Presiden 2024 yang diakses pukul 04.30 WIB pada 16 Februari 2024, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memimpin perhitungan tersebut dengan angka mencapai 56,9 persen.

Baca Juga  Komnas HAM Ungkap Banyak Perusahaan Tidak Wajibkan Karyawannya Libur Hari H Pencoblosan

Pasangan nomor urut 2 itu, menegaskan tentang melanjutkan pembangunan IKN dalam visi-misi mereka dengan didukung partai-partai yang memang pro terhadap pembangunan IKN.

Menurut dia, kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming memungkinkan proyek IKN tetap dilanjutkan dalam program kerja pemerintahan selanjutnya.

Seperti dilansir dari Antara, Pusat Riset Politik BRIN membuat dua skenario terkait dengan IKN yang dilanjutkan dan IKN yang ditunda atau dibatalkan.

Dalam skenario pertama tentang IKN yang dilanjutkan tersebut, Dini merekomendasikan kepada pemerintah untuk melakukan rekognisi keberadaan masyarakat adat/lokal, termasuk menjamin hak-hak dasar mereka.

Rekomendasi selanjutnya memastikan proses pembangunannya dilakukan lebih demokratis dan dijalankan dengan melibatkan partisipasi bermakna masyarakat, terutama masyarakat sekitar.

Baca Juga  Laporan Keuangan Kemenko Perekonomian Dapat Opini WTP dari BPK di Bawah Airlangga Hartarto

Rekomendasi terakhir, berupa memastikan proses pembangunannya tidak menambah beban lingkungan yang sudah berat di wilayah tersebut.

Skenario kedua bila IKN ditunda/dibatalkan, kata dia, pemerintah harus membuat Perppu karena IKN sudah dibangun dengan dasar undang-undang. Hal ini tentu akan berat karena kemungkinan ada tantangan dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Selanjutnya, pertanggungjawaban terhadap APBN yang sudah terlanjur digunakan untuk pembangunan infrastruktur di IKN.

Pemerintah perlu memastikan pemulihan dampak pembangunan IKN terhadap masyarakat, terutama livelihood mereka. Pemerintah juga harus memastikan pemulihan lingkungan yang terdampak pembangunan IKN tersebut.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300