EkonomiVideo

Bali Jadi Tuan Rumah Major Dota 2, Industri E-Sport Perlu Dukungan Pemerintah

343
×

Bali Jadi Tuan Rumah Major Dota 2, Industri E-Sport Perlu Dukungan Pemerintah

Share this article
Bali Jadi Tuan Rumah Major Dota 2, Industri E-Sport Perlu Dukungan Pemerintah
Bali Jadi Tuan Rumah Major Dota 2, Industri E-Sport Perlu Dukungan Pemerintah

G24NEWS.TV, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian mendukung perkembangan E-Sport di Indonesia dengan menekankan penataan ekosistem industri ini, terutama setelah Bali akan menjadi tuan rumah turnamen Major Dota 2. 

Menurut dia jumlah audiens, pendapatan pasar/revenue, serta pertumbuhan audiens E-Sport berpotensi untuk terus maju.  “Pemerintah perlu memberikan perhatian pada industri e-sport,” ujar dia. 

Menurut dia, pengembangan industri ini memerlukan data untuk melakukan pemetaan ekosistem e-sport. Menurut dia, jika ada data tentang berapa jumlah kecepatan di daerah tertentu dan perbandingannya dengan jumlah pemain yang mengakses game akan sangat baik. 

Baca Juga  Menperin Agus Gumiwang Lepas Ekspor Perdana Kendaraan Hybrid ke 27 Negara

“Data tersebut akan sangat bermanfaat untuk pemetaan ekosistem industri e-sport di Indonesia. jika sudah ada pemetaannya, penyusunan kebijakan akan lebih tepat sasaran,” ujar dia. 

 

Industri E-Sport di Indonesia terus berkembang secara pesat. Selain telah menorehkan berbagai prestasi di kancah internasional, Indonesia bahkan menjadi negara dengan populasi online dan jumlah pemain E-Sport terbesar di Asia Tenggara. 

Terakhir, penggemar Dota 2, salah satu jenis game, di  Tanah Air akhirnya mendapatkan titik terang soal isu salah satu turnamen Major Dota 2. Valve mengumumkan kepastian rangkaian dari turnamen Dota Pro Circuit (DPC) 2023 itu diselenggarakan di Bali. 

Turnamen Major akan dibuka Lima Major Winter Tour di Peru, kemudian Berlin Major Spring Tour di Jerman, dan ditutup oleh Bali Major Dota 2 Summer Tour di Indonesia.

 

banner 325x300