Ekonomi

Airlangga Hartarto Undang Investor Australia Bangun Energi Bersih di Indonesia

143
×

Airlangga Hartarto Undang Investor Australia Bangun Energi Bersih di Indonesia

Share this article
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF bersama Senator Australia Don Farrell, di San Francisco, AS, Selasa (14/11/2023), sore. Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin delegasi Indonesia dalam Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF bersama Senator Australia Don Farrell, di San Francisco, AS, Selasa (14/11/2023), sore. Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengundang Pemerintah dan investor Australia untuk berinvestasi di Indonesia di bidang energi bersih, seperti hidrogen dan solar panel.

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untk pengembangan energi bersih.

“Kami memiliki floating solar panel terbesar di Asia Tenggara dan ketiga terbesar di dunia. Solar panel tersebut dipasang di atas Waduk Cirata, Jawa Barat, dengan luas 200 ha dan berkapasitas 192 MWp,” jelas Menko Airlangga dalam keterangannya dikutip Jumat (17/11/2023).

Semua proyek ini, jelasnya, menjadi salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Indonesia dalam transisi energi.

Undangan berinvestasi ini disampaikan Airlangga Hartarto dalam Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IPEF dengan Senator Australia Don Farrell, Selasa (14/11/2023) sore.

Baca Juga  Ketum Golkar Sarapan dan Olahraga Bersama Presiden Jokowi

Merespons undangan ini, di tempat yang sama, Senator Australia Don Farrell mengatakan pihaknya sedang mencermati perkembangan Indonesia-Australia CEPA yang diharapkan ke depan dapat berfokus pada kerja sama dalam mengembangkan electric vehicle (EV), perdagangan gandum dan daging sapi.

“Kami telah berkunjung ke salah satu industri tepung terigu terbesar Indonesia di Makassar yang sebagian besar bahan baku gandumnya berasal dari Australia. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan gandum di Indonesia,” ungkap Senator Don Farrell.

Selain energi bersih, Airlangga juga mengatakan Indonesia membutuhkan dukungan Australia dalam menjaga stabilitas harga dan keamanan pangan (food security), khususnya kepastian pasokan gandum dan daging sapi.

“Ancaman El Nino sedang membayangi Indonesia dan dapat mempengaruhi ketahanan pangan nasional, hal tersebut tentunya akan menyebabkan inflasi untuk harga-harga pangan,” ungkap Menko Airlangga.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Apresiasi Upaya Kepala Daerah Percepat Reforma Agraria

“Namun, dengan adanya kerja sama perdagangan yang erat antara Indonesia dan Australia, akan dapat meminimalkan risiko tersebut,” sambungnya.

Pengembangan Ibu Kota Negara Nusantara

Senator Don Farrel dan Menko Airlangga juga berdiskusi terkait kemajuan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Menko Airlangga menjelaskan bahwa saat ini pembangunan IKN telah mencapai lebih dari 30 persen, khususnya di kawasan inti pemerintahan.

“Kami menargetkan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-79 pada tahun 2024 sudah bisa diselenggarakan di IKN. Untuk mendukung pengembangan kota yang hijau, inklusif, cerdas, dan tangguh, kami mengembangkan sumber renewable energy di Kalimantan Utara, khususnya hidrogen hijau, dengan kapasitas 10 GW,” ungkap Menko Airlangga.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300