Ekonomi

Airlangga Hartarto Bahas Peluang Perkuat Kerja Sama Bilateral Dengan India

156
×

Airlangga Hartarto Bahas Peluang Perkuat Kerja Sama Bilateral Dengan India

Share this article
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berbincang dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal, di Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berbincang dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal, di Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Kemenko Perekonomian

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas peluang penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan India dengan Menteri Perdagangan dan Industri India Piyush Goyal.

Pertemuan ini digelar di sela kegiatan Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF), di San Francisco, Amerika Serikat, Selasa (14/11/2023).

Kedua menteri ekonomi itu membahas potensi kerjasama perdagangan untuk komoditas pertanian dan peternakan, seperti keberlanjutan akses pasar minyak kelapa sawit Indonesia di India, dan komoditas beras dan daging.

“India tetap menjadi pertimbangan utama untuk menjadi pemasok beberapa komoditas penting di Indonesia,” jelas Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar, dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/11/2023).

Selain itu, peluang kerjasama juga dijajaki untuk pengadaan pupuk urea guna menjaga ketahanan pangan kedua negara dari sisi produksi.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Ajak Warga NTB Menangkan Golkar dan Prabowo-Gibran

Mengawali pertemuan, Menteri Piyush menyampaikan apresiasi atas dukungan Indonesia dalam menyukseskan Presidensi G20 India pada bulan September 2023. India juga mengapresiasi dukungan Indonesia untuk tercapainya penyelesaian perundingan Pilar II, III dan IV IPEF.

“Kami sangat menantikan efek positif IPEF terhadap perdagangan dan investasi khususnya dengan Indonesia,” ujar Menteri Piyush mengawali pertemuan bilateral.

India Investasi Energi Bersih

Menteri Piyush menyampaikan kesediaan India untuk berinvestasi di Indonesia pada sektor energi bersih, mempertimbangkan besarnya potensi energi baru dan terbarukan di Indonesia dan adanya progam Carbon Capture Storage (CCS).

Menteri Piyush juga menyoroti pentingnya kesimbangan dalam perdagangan.

“Kami mengharapkan pasar Indonesia dapat lebih kompetitif dan memberikan kesempatan bagi produk India yang berkualitas di Indonesia,” ungkap Menteri Piyush.

Baca Juga  Indonesia Incar Industri Kendaraan Listrik dari Hulu ke Hilir

Secara spesifik Menteri Piyush mengharapkan produk otomotif dan farmasinya dapat diterima di Indonesia, serta mengharapkan Indonesia dapat meminimalkan hambatan non-tarif bagi produk India di pasar Indonesia.

India juga mengharapkan adanya kesempatan berinvestasi lebih luas untuk proyek pembangunan bandara, farmasi dan rumah sakit.

Menteri Piyus juga mendorong kerjasama investasi konkrit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) antara salah satu group perusahaan pengelola Rumah Sakit Indonesia dengan Apollo Hospital Group dari India.

Pada sesi penutup, Menteri Piyush mengajak Indonesia untuk mengadakan kerja sama sertifikasi halal dengan India untuk memberikan peluang bagi peningkatan perdagangan produk halal antar kedua negara melalui kerjasama Mutual Recognition Agreement (MRA) antar kedua negara.*

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300