NasionalOlahraga

Menpora Dito: Jangan Campurkan Politik dan Olahraga

130
×

Menpora Dito: Jangan Campurkan Politik dan Olahraga

Share this article
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo

G24NEWS.TV, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo kader Partai Golkar mengatakan bahwa politik dan olahraga adalah dua hal yang tidak bisa dicampuradukkan.

Dito sejalan dengan pemikiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait perbedaan mendasar politik serta olahraga.

“Saya sepakat dengan Pak Presiden (Joko Widodo) bahwa politik dan olahraga tidak bisa dicampuradukkan,” kata Dito, Selasa (4/4/23).

Pernyataan itu merupakan respons Dito pada keputusan FIFA yang mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Selain itu, pernyataan tegas itu juga menjawab beberapa persoalan terkait keikutsertaan timnas Israel di beberapa kompetisi olahraga dunia yang diselenggarakan di Indonesia.

Namun, Menpora berpendapat bahwa diplomasi dan komunikasi yang baik dapat menjadi upaya awal agar Indonesia tetap bisa menjadi tuan rumah tahun ini.

Baca Juga  Menpora Dito Apresiasi Pacuan Kuda Rakyat di Kebumen

“Berkaca pada pengalaman Piala Dunia U-20, saya sebagai Menpora akan mengedepankan komunikasi, (upaya) kolaboratif, dan saya akan menghubungkan seluruh stakeholder agar perbedaan itu ada titik temunya,” ujar Dito.

Dito merasa bahwa kunci keberhasilan terselenggaranya ajang internasional di Indonesia dalah diplomasi dan koordinasi.

“Jadi saya rasa dengan diplomasi dan juga koordinasi semua bisa dijalani,” imbuhnya.

Menpora Dito secara tegas dan lugas mengatakan target dalam waktu yang singkat itu adalah bagaimana dapat mewujudkan apa yang telah ditetapkan dalam Perpres untuk urusan kepemudaan dan keolahragaan dapat menjadi nyata adanya.

Adapun yang dimaksudkan tentang Peraturan Presiden (Perpres) tersebut adalah Perpres No 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dan Perpres No 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan.

Baca Juga  Aturan Pencalonan Legislatif Harus Tegas

Ditambah juga dengan tugas dan arahan Presiden saat menjelang pelantikan memperkuat hal tersebut.

“Sebagaimana tugas dan arahan Bapak Presiden, saya ingin ekosistem sport industri meningkat dan kepemudaan ke arah enterpreneur itu jalan, yang penting Perpres yang sudah dikeluarkan turun menjadi implementasi yang riil,” tegasnya.

“Tentang Sports Industry, bisa seperti liga-liga kita ini yang profesional dapat menarik massa dan minat masyarakat untuk menonton, nanti kita coba mempertemukan liga-liga lokal kita dengan liga-liga Eropa agar belajar meningkatkan ketertarikan,” tambahnya.

Terakhir tentang koordinasi lintas sektor perlu dengan komunikasi yang lebih intensif dan masif lagi. Intinya dengan gaya-gaya kekinian, gaya milineal anak muda, jadikan saat ini momentum untuk orkestra membangun kebersamaan.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300