EkonomiNasional

Kemenperin Dukung Adaptasi Ekonomi Digital di Indonesia

161
×

Kemenperin Dukung Adaptasi Ekonomi Digital di Indonesia

Share this article
Kemenperin Dukung Adaptasi Ekonomi Digital di Indonesia
Kemenperin Dukung Adaptasi Ekonomi Digital di Indonesia

G24NEWS.TV, JAKARTA – Kementerian Perindustrian fokus untuk mempercepat transformasi digital, khususnya di sektor industri manufaktur dan adaptasi ekonomi digital di Indonesia.

Hasil studi Google Temasek, Bain & Company menyebutkan bahwanilai ekonomi digital Indonesia pada tahun 2022 sebesar USD77 miliar atau tumbuh 22% (yoy), dan diprediksi akan meningkat hampir dua kali lipat sehingga mencapai USD130 miliar pada tahun 2025.

Guna menyiapkan Indonesia dalam menghadapi era industri digital 4.0, pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 yang difokuskan pada tujuh sektor manufaktur, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, elektronik, alat kesehatan,serta farmasi.

Sektor-sektorini menyumbang sebesar 70% terhadap PDB industri, 65% ekspor industri, dan 60% tenaga kerja industri di Indonesia.

“Sementara itu, untuk mendukung program prioritas nasional dan mengakselerasi transformasi industri 4.0, Kemenperin telah membangun Pusat Industri Digital Indonesia (PIDI 4.0),” kata  Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

PIDI 4.0 memiliki berbagai program strategis, salah satunya adalah pelatihan sumber daya manusia (SDM) yang terkait pengembangan skill industri 4.0.

Program ini telah diikuti ribuan peserta. Selain itu, PIDI 4.0 juga menampailkan showcase industri 4.0, penerapan disruptive technologies seperti AI dan IoT, hingga pembangunan ekosistem 4.0 di Indonesia.

Baca Juga  Partai Golkar dan NasDem Bertemu, Ini Kesepakatannya

“Saat ini, PIDI 4.0 tengah hadir dalam gelaran Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023. Ini merupakan kesempatan untuk lebih memperkenalkan program-program PIDI 4.0 kepada stakeholder dan masyarakat, serta untuk mendukung adaptasi ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan.

Gelaran FEKDI yang berlangsung pada 7-10 Mei 2023 di Jakarta ini mengangkat tema Synergy and Innovation of Digital Economy: Fostering Growth. Tujuan kegiatan ini adalah mendorong inovasi di bidang ekonomi dan keuangan digital, memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional, mengomunikasikan inisiatif dan kebijakan digitalisasi, serta meningkatkan sinergi pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.

“PIDI 4.0 sendiri menghadirkan booth selama acara FEKDI berlangsung. Booth tersebut memberikan informasi mengenai kegiatan PIDI 4.0. Pada booth tersebut, PIDI 4.0 juga berkolaborasi dengan dua mitra PIDI 4.0, yaitu TSM dan NEC,” papar Masrokhan.

TSM atau PT. Tata Sarana Makmur memberikan solusi sistem pembayaran dengan beragam tipe mesin EDC. Mesin tersebut diproduksi di Indonesia untuk mendukung program pemerintah dalam menggalakkan produk-produk nasional.

Baca Juga  Menperin Sebut Industri Manufaktur Masih Pede

Keunggulan sistem pembayaran elektronik TSM salah satunya memiliki Terminal Management System untuk memonitoring perangkat secara online.

Sistem tersebut juga mempermudah report data transaksi, memberikan analisa data, serta terkoneksi dengan Point of Sales (POS) System.

Sementara itu, NEC menawarkan Bank ID Solution sebagai solusi transformasi digital dari perusahaan tersebut. Sistem ini dapat digunakan oleh bank untuk mendigitalisasi produk atau layanan.

Sistem yang ditawarkan sepenuhnya digital, sehingga transaksi klien dapat dilakukan secara aman dari rumah. NEC memiliki teknologi autentikasi melalui pengenalan wajah, sidik jari, hingga mata dengan kualitas kelas dunia.

Selain TSM dan NEC, PIDI 4.0 telah memiliki 35 mitra yang terdiri dari industri, lembaga, hingga universitas.

Bersama para mitra, PIDI 4.0 telah menyelenggarakan berbagai program termasuk melatih total 1436 SDM industri melalui berbagai pelatihan terkait industri 4.0 pada tahun 2022.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300