Nasional

Polres Pacitan Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pakai Racun Sianida di Dalam Minuman Kopi Seorang Pelajar

53
×

Polres Pacitan Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pakai Racun Sianida di Dalam Minuman Kopi Seorang Pelajar

Share this article
Ilustrasi racun. Foto: Freepik
Ilustrasi racun. Foto: Freepik

G24NEWS.TV, JAKARTA – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pacitan, Jawa Timur, Selasa menggelar rekonstruksi pembunuhan menggunakan racun sianida yang dibubuhkan dalam minuman kopi dan menyebabkan seorang pelajar MTS tewas.

Rekonstruksi dilaksanakan sesuai tempat kejadian perkara, yakni di rumah korban yang beralamat di Desa Sudimoro, Kecamatan Sudimoro, Pacitan.

“Rekonstruksi yang dilaksanakan telah berjalan dengan baik. 28 adegan yang diambil,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho dikonfirmasi usai kegiatan, seperti dilansir dari Antara.

Saat proses rekonstruksi berlangsung, suasana terlihat ramai warga yang penasaran ingin menonton jalannya reka adegan.

Baca Juga  Meutya Hafid Minta Menhan RI Hati-Hati Bicara Konflik Ukraina–Rusia

Kasus pembunuhan ini menarik perhatian warga sekitar, karena pelaku, Ayuk Findi Antika (26), sebenarnya masih tetangga korban.

Tersangka Ayuk datang mengenakan baju tahanan berwarna biru. Muka Ayuk ditutupi dengan sebo yang hanya memperlihatkan mata, hidung dan mulutnya.

Kapolres menjelaskan, dari 28 adegan reka ulang yang diperagakan tersangka Ayuk, polisi tidak menemukan fakta baru/tambahan. Polisi menyimpulkan keterangan tersangka Ayuk identik dengan fakta di lapangan.

“Fakta baru belum ada. Sudah lengkap semua dengan adanya reka adegan ini,” ucap AKBP Agung.

Baca Juga  Airlangga Hartarto Serahkan Satu Ekor Sapi Kepada Panitia Kurban Masjid Agung Sumedang

Menurutnya, reka adegan tujuannya untuk memberikan gambaran secara jelas urutan kejadian peristiwa pada 5 Januari silam. “Mulai awal perencanaan hingga tersangka melaksanakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, di hadapan polisi Ayuk mengaku meracuni tetangganya menggunakan sianida karena ingin memperlambat penanganan kasus pencurian yang dilakukannya ke pihak keluarga korban.

Dijelaskan, reka adegan tujuannya adalah untuk memberikan gambaran secara jelas urutan kejadian peristiwa pada 5 Januari 2024.

“Mulai awal perencanaan hingga tersangka melaksanakan,” ujarnya.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300