HeadlinePolitik

Hasil Survei Veracity, Prabowo – Gibran Unggul 44%, Dianggap Bisa Sediakan Lapangan Kerja dan Lawan Kenaikan Harga 

35
×

Hasil Survei Veracity, Prabowo – Gibran Unggul 44%, Dianggap Bisa Sediakan Lapangan Kerja dan Lawan Kenaikan Harga 

Share this article
Capres dan cawapres 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Foto: IG prabowo
Capres dan cawapres 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Foto: IG prabowo

G24NEWS.TV, JAKARTA – Prabowo Subianto dianggap menjadi kandidat presiden yang paling bisa melawan kenaikan harga dan menyediakan lapangan kerja dibanding dua calon lain pada Pilpres 2024 dan akan menang dengan elektabilitas sebesar 44 persen, menurut hasil survei dari Veracity. 

Direktur Veracity Muhammad Akram mengatakan Prabowo dipercaya 47 persen dari 1.600 responden sebagai kandidat terbaik untuk melawan kenaikan harga. 

Sedangkan Anies Baswedan mendapatkan pilihan dari 30 persen responden dan Ganjar Pranowo dipercaya 23 persen responden. 

Dalam penciptaan lapangan kerja, Prabowo juga dipercaya oleh 47 persen, Anies 30 persen dan Ganjar 23 persen. 

Dua hal itu, melawan kenaikan dan menyediakan lapangan pekerjaan, menjadi penting karena responden survei ini menganggap masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia adalah korupsi, kenaikan harga, kurangnya pekerjaan, kriminalitas, kemiskinan dan upah yang rendah. 

Baca Juga  Soal Gibran Gabung ke Golkar, Airlangga Hartarto: Semua Masih Berproses

“Dari temuan Veracity, Sejauh ini Prabowo-Gibran itu unggul di 44%,” kata Akram dalam pemaparan hasil yang ditayangkan di channel YouTube Essensi.tv. 

Survei Veracity digelar pada 7 hingga  20 Januari 2024 dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan. Sampel sebanyak 1.600 orang dipilih secara acak bertingkat dengan aplikasi “lime survey” dan wawancara dilakukan menggunakan tablet atau smartphone. Adapun toleransi kesalahan survei sekitar ±2,5%.

Elektabilitas kedua di bawah Prabowo – Gibran adalah Anies – Muhaimin yang mendapatkan angka 27 persen. Tingkat keterpilihan pasangan yang diusung oleh Partai Nasdem, PKS dan PKB ini melebihi pasangan Ganjar-Mahfud Md yang diusung oleh PDI Perjuangan, PPP, Hanura dan Perindo pada angka 20 persen. 

Akram menjelaskan, survei diteruskan dengan menggali pilihan kedua para responden. Hasilnya, ada peralihan suara saat ditanyakan dengan pilihan presiden kedua. 

Baca Juga  Golkar Akan Terus Menjaga Fungsi Perpustakaan dan Melestarikan Budaya Gemar Membaca

Pasangan Ganjar-Mahfud memperoleh elektabilitas 32 persen, disusul Prabowo-Gibran 19 persen, kemudian Anies-Muhaimin 14 persen. 

Pilihan kedua ini adalah pertanyaan mendalam antara responden dan para surveyor. Menurut dia munculnya perbedaan di pilihan kedua ini memungkinkan terjadinya pilpres berlangsung dua putaran.

“Kalau kita lihat first choice-nya di angka 44% Prabowo-Gibran, maka ada kemungkinan pemilu ini berlanjut ke putaran kedua,” lanjutnya.

Hasil survei Veracity 

Pilihan pertama

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 27%

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 44%

Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 20%

Tidak tahu: 2%

Ragu: 1%

Tidak memilih: 5%

Pilihan kedua

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 14%

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 19%

Ganjar Pranowo-Mahfud Md: 32%

Tidak tahu: 11%

Ragu: 8%

banner 325x300