Internasional

Seluruh Rumah Sakit di Gaza Utara Tidak Berfungsi

155
×

Seluruh Rumah Sakit di Gaza Utara Tidak Berfungsi

Share this article
Kondisi salah satu sudut Kota Gaza, belum lama ini. Foto: UN
Kondisi salah satu sudut Kota Gaza, belum lama ini. Foto: UN

G24NEWS.TV, JAKARTA – Seluruh rumah sakit di Jalur Gaza bagian utara saat ini tidak lagi berfungsi, meskipun ada upaya untuk mengoperasikan kembali fasilitas kesehatan yang hancur akibat serangan Israel di wilayah tersebut.

Juru bicara kementerian kesehatan Gaza, Ashraf al-Qudra, mengatakan tim medis menghadapi kesulitan saat mencoba bekerja di Rumah Sakit Al-Shifa yang adalah kompleks medis terbesar di Jalur Gaza, yang berlokasi di bagian barat Kota Gaza.

“Meskipun ada kesulitan, kami akan terus berupaya menjalankan rumah sakit mana pun di Jalur Gaza,” kata Al-Qudra dalam pernyataannya pada Kamis (7/12/2023).

Baca Juga  Mainan Baru Untuk Angkatan Bersenjata, Robot Tentara

Dia mencatat bahwa Rumah Sakit Nasser di Kota Khan Younis, Gaza selatan, penuh sesak dengan sekitar 1.000 orang yang terluka, dengan pasien dan orang-orang terluka terbaring di lantai rumah sakit.

Mengutip seorang pejabat kementerian, kantor media pemerintah yang berbasis di Gaza juga melaporkan bahwa RS Al-Shifa yang dipenuhi pengungsi, tidak lagi dialiri listrik.

Menurut otoritas Gaza dan organisasi kesehatan internasional, bantuan dan pasokan medis memasuki Gaza dalam jumlah yang sangat terbatas, sementara kekurangan bahan bakar masih menjadi hambatan utama dalam menjalankan rumah sakit.

Baca Juga  Presiden Jokowi Kecam Keras Tindak Kekerasan di Gaza Palestina

Israel melanjutkan serangan militernya di Jalur Gaza pada 1 Desember, setelah berakhirnya sepekan jeda kemanusiaan yang disepakati dengan kelompok pejuang Palestina, Hamas.

Sedikitnya 16.248 warga Palestina tewas dan lebih dari 43.616 orang terluka akibat serangan Israel di Gaza, yang dilancarkan untuk membalas serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023.

Korban tewas Israel dalam serangan Hamas mencapai 1.200 orang, menurut angka resmi pemerintah. (ANTARA)

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300