DaerahLifestyle

Jalan-jalan Sambil Belajar Sejarah, Ayo Ziarah Makam Kehormatan Belanda di Indonesia

415
×

Jalan-jalan Sambil Belajar Sejarah, Ayo Ziarah Makam Kehormatan Belanda di Indonesia

Share this article
Monumen Ereveld Pandu
Monumen-Ereveld-Pandu

G24NEWS.TV — Jalan-jalan ke pantai sudah biasa itu, sekali-kali kamu harus mencoba hal yang unik ini, yaitu melancong ke kuburan Belanda.  Ini bukan sembarang kuburan, tapi Makam Kehormatan Belanda di Indonesia, jadi ini kuburan yang bisa memberikan pengetahuan sejarah.

Makam Kehormatan Belanda ini merupakan makam warga sipil dan militer Belanda yang menjadi korban perang Perang Dunia Dua (PD II) dan masa revolusi di Asia Tenggara.

BACA JUGA: Sedari Usia Muda Mulai Investasi, Masa Tua Tinggal Nikmati Hasilnya

Tapi ada juga orang Indonesia atau suku bangsa lain yang dimakamkan di sini. Orang non-Belanda yang dimakamkan di sini biasanya adalah tentara KNIL atau pernah bekerja di perusahaan Belanda.

Awalnya makam kehormatan yang menjadi tempat peristirahatan terakhir 25.000 orang ini tersebar di 22 tempat di seluruh Indonesia. Namun sekitar tahun 60-an, Presiden Soekarno mengumpulkan makam ini di tujuh lokasi di pulau Jawa.

Tujuh makam kehormatan Belanda atau Ereveld itu adalah tersebut adalah:

1. Ereveld Menteng Pulo (Jakarta) di dalam kompleks TPU Menteng Pulo, Jakarta 

Di kuburan ini terdapat kurang lebih ada 4.000 makam korban PD II, terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak. Di kawasan ini ada Gereja Simultan yang bangunannya bernuansa putih gading.

Uniknya, di sudut-sudut gereja terdapat simbol 4 agama (Islam, Kristen, Budha, dan Yahudi). Hal ini dikarenakan Gereja Simultan membuka diri terhadap peziarah dari agama apa pun untuk berdoa di situ. Tepat di sisi samping gereja, ada lorong tempat penyimpanan 745 guci abu orang Belanda korban perang.

BACA JUGABegini semangat anak muda Golkar untuk rakyat

Baca Juga  Breakfast ala Indonesia: 10 Menu Sarapan Tradisional Terbaik yang Menggiurkanmu!

jalan jalan sambil belajar

2. Ereveld Ancol, Jakarta

Diresmikan tahun 1946, di sini terbaring sekitar 2.000 orang korban PD II. Kebanyakan makam di sini adalah korban eksekusi tentara Jepang.

Orang Belanda dan Indonesia yang menentang Jepang ini dieksekusi di bawah pohon Ailanthus excelsa atau Hemelboom (Pohon Surga). Setelah eksekusi, tubuh mereka dibuang begitu saja ke rawa. Oleh karena itu di Ereveld Ancol banyak kuburan masal korban eksekusi yang tidak teridentifikasi.

3. Ereveld Pandu, Bandung 

Terletak di dalam komplek TPU Pandu. Begitu masuk Ereveld ini kita disambut Monumen Makam Prajurit Tak Dikenal dan Warga Sipil Tak Dikenal. Dalam monumen tersebut ada tungku api yang dinyalakan pada saat tertentu.

Ereveld Pandu memiliki lebih dari 3.000 makam yang didominasi tentara KNIL dan Angkatan Darat Kerajaan Belanda. Monumen yang berada di Pandu menunjukkan hubungan antara Bandung dengan KNIL.

4. Ereveld Leuwigajah, Cimahi

Sebelum menjadi Ereveld, tanah di belakang pemakaman Leuwigajah sudah menjadi tempat Jepang mengubur tawanan perang dari kamp konsentrasi di sekitarnya.

Terdapat 5.181 makam yang membuat Ereveld Leuwigajah tercatat sebagai yang paling banyak jumlah makamnya di Jawa. Berdiri monumen khusus mengenang korban tenggelamnya kapal Junyo Maru yang saat itu membawa tawanan perang dan romusha menuju Pekanbaru.

5. Ereveld Kalibanteng, Semarang

Kompleks makam berbentuk segitiga ini disebut juga “Ereveld Perempuan” karena banyak korban perempuan dan anak-anak dimakamkan di sini. Mereka adalah korban dari kamp konsentrasi Jepang di Jawa Tengah: Ambarawa, Banyu Biru, Lampersari, Halmahera, Bangkong, Gedangan, dan Karangpanas.

Monumen-monumen di sana menggambarkan keadaan menyedihkan kamp perempuan dan kamp anak laki-laki.

BACA JUGATokoh Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita : Ekonomi Indonesia Pulih Berkat Kontribusi Ekspor Indonesia

Baca Juga  Bupati Purwakarta Ajak Golkar Bersinergi Percepat Pembangunan Daerah

6. Ereveld Candi, Semarang

Awalnya bernama Tillemaplein, komplek ini adalah satu-satunya Makam Kehormatan Belanda khusus militer. Dibangun tahun 1946 atas inisiatif pasukan pertama tentara Belanda bagian dari Tijgerbrigade. Sekitar 1000 tentara KNIL dimakamkan di sini.

7. Ereveld Kembang Kuning, Surabaya 
Makam ini merupakan tempat peristirahatan terakhir korban perang dari Angkatan Laut Kerajaan Belanda, Angkatan Darat Kerajaan Belanda, KNIL, dan warga sipil dari kamp di Jawa Timur.

Terdapat monumen Karel Doorman untuk mengenang 915 serdadu AL Kerajaan Belanda yang gugur saat perang di Laut Jawa. Tidak ada makam fisik karena jasad mereka terbaring di bawah laut.

BACA JUGASingle Terbaru Dee Lestari “Berduka”, Resapi Fase Duka dalam Hidup

Semua Makam Kehormatan Belanda ini dikelola oleh organisasi nirlaba Oorlogs Graven Stichting (OGS) di bawah pemerintah Belanda. Bertolak belakang dengan citra kuburan yang menyeramkan, Ereveld yang berada di lahan terbuka memberikan kesan damai dan tenang.

Makam-makam di Ereveld tersusun rapi serta terawat dengan baik. Saat ini Ereveld terbuka untuk umum dengan jam kunjungan 07.00-17.00. Jika ingin berkunjung, pencet bel yang berada di gerbang Ereveld, nanti ada staf yang akan membukakan. Suasana Ereveld yang indah sangat menarik untuk jadi objek foto.

Ada aturan jika ingin foto di kompleks Ereveld, pertama jangan sampai tulisan di nisan terlihat. Ini untuk menjaga privacy dan perasaan keluarga almarhum. Kedua, jangan berpose heboh atau aneh, sebab bagaimana pun ini adalah kompleks pemakaman yang harus dihormati dan dihargai.

banner 325x300