Internasional

Dampak Neokolonialisme, Sebabkan Kelaparan hingga Perang

377
×

Dampak Neokolonialisme, Sebabkan Kelaparan hingga Perang

Share this article
Ilustrasi kemiskinan dampak kolonialisme (Foto by: Pixabay)
Ilustrasi kemiskinan dampak kolonialisme (Foto by: Pixabay)

G24NEWS.TV, JAKARTA — Politisi Golkar Dave Akbarshah Fikarno menyebut dampak neokolonialisme yang terjadi di negara dunia ketiga meliputi kelaparan, kemiskinan, ketidaksetaraan, degradasi lingkungan hingga perang.

Neokolonialisme yang lahir dari rahim kapitalism dan imperialism modern menyebabkan penderitaan yang melampaui batas negara dan geografis, lintas agama, suku bangsa dan ras. Contoh penderitaan itu adalah penguasaan jutaan hektar lahan oleh asing.

“Lihat betapa masifnya jutaan hektar tanah yang dikuasai untuk perkebunan, betapa banyak dan raksasanya pabrik-pabrik dengan asap mengepul di udara milik investor, lihatlah gedung-gedung pelayan jasa perbankan, asuransi, telekomunikasi yang mencakar ke langit,” kata Dave.

Baca Juga  Myanmar Bebaskan Lebih dari 7.000 Tahanan Saat Peringati Kemerdekaan

Pihak asing dapat mendikte negara yang bersangkutan di setiap kehidupan, mulai dari politik, ekonomi, hukum, dan sosial-budaya, sampai iptek.

“Namun dalam praktik, sistem politik, ekonomi, hukum, dan sosial-budaya, serta ilmu pengetahuan dan teknologi didikte oleh pihak negara imperialis negara asing,” ujar Dave.

Dave Laksono di atas podium berpakaian seragam KOSGORO 1957
Dave Akbarshah Fikarno

Dampak neokolonialisme atau penjajahan gaya baru dalam jangka panjang sangat mengerikan, terutama di wilayah Asia, Afrika dan Amerika Latin.

Baca Juga  Ace Hasan Syadzily Ungkap Alasan Golkar Bisa Besar di Jabar

“Saya berharap suara untuk membentuk tatanan dunia baru yang berperikemanusiaan dan berperikeadilan yang bisa dikatakan telah diinisiasi oleh bangsa-bangsa baru dan muda,” kata Dave.

Ia berharap bangsa-bangsa baru dan muda dapat mengubah dunia dari kekejaman penjajahan gaya baru.

 

banner 325x300