Lifestyle

4 Kuliner Khas Jakarta yang Enak dan Patut Dicoba

314
×

4 Kuliner Khas Jakarta yang Enak dan Patut Dicoba

Share this article
Ilustrasi Kuliner atau makanan khas
Ilustrasi Kuliner atau makanan khas

G24NEWS.TV, JAKARTA – Jakarta memiliki kekayaan kuliner yang umumnya merupakan kuliner khas Betawi yang sangat digemari. Kuliner khas Betawi sangat kaya dengan aneka ragam, hasil persilangan dari berbagai budaya seperti Arab, Tionghoa, Belanda, serta Portugis.

Jika mendengar kuliner khas Betawi, yang pertama kali muncul adalah kerak telor. Padahal gak hanya itu, berikut daftar kulinernya, simak ya!

Daftar Kuliner Khas Betawi yang Populer di Jakarta

1. Kerak Telor

<yoastmark class=

Kerak telor, makanan khas Betawi ini terbuat dari beras ketan putih, telur ayam atau bebek, ebi yang disangrai kering ditambah bawang merah goreng lalu diberi bumbu yang dihaluskan berupa kelapa sangria, cabai merah, kencur, jahe, merica butiran, garam dan gula pasir.

Kuliner khas Betawi ini dapat ditemukan setiap harinya di sekitar Kawasan Kota Tua atau sepanjang jalan raya Kemayoran. Menurut sejarah, Kerak telor sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Kerak telor sendiri diciptakan oleh masyarakat Betawi secara tidak sengaja pada tahun 1970.

2. Bubur Ase

<yoastmark class=

Bubur ase adalah kuliner khas Betawi yang memiliki nama lain yakni Bubur Cerancam.

Berbeda dengan bubur pada umumnya, penyajiannya  bubur ase tidak dicampur irisan ayam, dari segi warna pun juga tampak lebih gelap. Bubur ini dilengkapi dengan tambahan berupa semur daging khas Betawi dan juga kentang, ada juga tetelan dan tahu, lalu disiram dengan kuah semur. Kuah inilah yang dinamakan kuah “Ase”.

Baca Juga  Manjakan Lidahmu dengan 5 Dessert Tradisional Ini!

Bubur ase memiliki makna tersendiri, Ase itu memiliki arti dingin. Selain itu, ase juga merupakan singkatan dari asinan dan semur.

Dalam sejarahnya, Bubur ase kerap dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Betawi Tengah atau orang-orang kota.

Saat ini eksistensi Bubur ase kian tergerus zaman, namun jika ingin menikmatinya bias langsung mampir ke warung Bubur Ase Bu Neh dan Bubur Ase Bang Lopi yang berlokasi di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

3. Es Selendang Mayang

<yoastmark class=

Es selendang mayang adalah salah satu minuman khas Betawi. Saat ini, es selendang mayang jarang ditemukan karena dikalangan masyarakat Betawi sendiri minuman ini dianggap minuman jadul.

Pada acara-acara tertentu seperti Lebaran Betawi, minuman ini disajikan dan sering dijuluki “minuman Betawi jadul”. Selain menyegarkan, es selendang mayang dapat juga mengurangi rasa lapar karena dibuat dengan bahan dasar tepung beras.

Baca Juga  Universitas Indonesia: Keunggulan Pendidikan dan Inovasi di Indonesia

4. Gabus Pucung

Kuliner Khas Betawi Gabus Pucung
Kuliner Khas Betawi Gabus Pucung

Gabus pucung adalah sajian ikan berkuah khas Betawi dengan kuah hitam pekat mirip dengan kuah rawon. Pucung adalah nama lain dari kluwek, sayur gabus pucung merupakan sayur ikan gabus dengan kuah pucung (kluwek). Rasanya asam menyegarkan dan gurih dengan cita rasa pucung yang sangat khas.

Kuliner ini memang sangat legendaris dan cukup sulit dalam pembuatannya, apabila salah-salah dalam memasak gabus pucung akan terasa pahit. Hal ini dikarenakan dalam proses pembuatan gabus pucung tidak semua pucung (kluwek) bisa digunakan.

Untuk menghasilkan cita rasa yang lezat, orang Betawi memilih pucung (kluwek) yang berwarna coklat atau hitam, rasanya pun tidak pahit dan teksturnya tidak cair.

Pada sejarahnya kuliner pabus pucung sendiri berawal dari ketidakmampuan masyarakat Betawi di zaman kolonial belanda untuk mengkonsumsi ikan budidaya yang mahal, seperti ikan mas, mujair dan juga bandeng. Apalagi jenis ikan ini mudah ditemui di rawa-rawa, empang, dan sungai.

Namun seiring berjalannya waktu ikan gabus ini menjadi sebuah komoditi yang langka di Jakarta dan sekitarnya.

banner 325x300