EkonomiHeadline

Tugas Pemimpin Indonesia: Ciptakan Kelas Menengah Solid sebagai Penopang Pertumbuhan Ekonomi

1114
×

Tugas Pemimpin Indonesia: Ciptakan Kelas Menengah Solid sebagai Penopang Pertumbuhan Ekonomi

Share this article
Erwin Aksa
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Penggalangan Strategis, Erwin Aksa

G24NEWS.TV, JAKARTA – Indonesia harus bisa membentuk kelas menengah yang solid sehingga mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional, ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa

Menurut Erwin, kelas menengah yang solid dengan kemampuan belanja Rp150.000 – Rp1 juta ini penting bagi perekonomian nasional, Karena konsumsi rumah tangga setiap tahunnya akan menyumbangkan lebih dari setengah PDB Indonesia. 

“Inilah yang nantinya menjadi salah satu faktor yang menopang pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujar dia pada acara Talkshow Relawan Pengusaha Muda Nasional Indonesia Maju Selasa (05/12) di TKN Fanta Headquarters Menteng, Jakarta. 

Menurut Erwin, paling tidak harus ada 2 juta pengusaha kelas menengah yang solid dan 10 juta lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik, saat ini jumlah penduduk Indonesia yang tergolong kelas menengah sebanyak 52 juta orang, sedangkan pengangguran mencapai 7,86 juta orang, yang menunjukkan bahwa lapangan kerja belum merata untuk masyarakat. 

Baca Juga  Tingkatkan Minat Baca Generasi Muda, Wagub Ijeck Luncurkan “Kereta Pustaka”

Menurut dia, kelas menengah telah menjadi menopang perekonomian Indonesia sejak lama, khususnya pada masa pandemi dan meningkat pasca-pademi COVID-19.  

“Nah, apa yang harus kita lakukan? Tentunya dengan menerapkan ekonomi Pancasila,” tutur Erwin yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran. 

Hal ini menurut Erwin akan bisa menyeimbangkan perekonomian dengan membuka selebar-lebarnya kesempatan untuk berinovasi dengan kebebasan pasar. 

“Untuk menciptakan ekonomi berkeadilan dan menjawab tantangan perekonomian Indonesia, Pemerintah hendaknya fokus pada penyelesaian permasalahan bagi calon kelas menengah,” ujar dia. 

“Di sisi industri dan hilirisasi, Pemerintah juga sebaiknya senantiasa membangun untuk memperluas lagi lapangan pekerjaan,” terang Erwin.

Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja di Indonesia 

Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo – Gibran, Harizah Mangkunegara mengatakan tenaga kerja yang kompetitif juga menjadi salah satu faktor memperkuat pertumbuhan ekonomi. Selain itu, kondisi saat ini juga membutuhkan digitalisasi industri yang optimal. 

Baca Juga  Wamendag Jerry Sambuaga Dukung Perusahaan Nasional Ekspansi Bisnis ke Malaysia

“Tenaga kerja itulah yang membuat perekonomian menjadi baik. Tenaga kerja yang diharapkan adalah yang memiliki kualitas baik, kompetitif, serta memiliki kompetensi mumpuni,” ujar dia.

Karena itu dibutuhkan tenaga kerja atau sumber daya manusia yang selalu mengembangkan kemampuan agar bisa menopang kebutuhan industri. 

“Beberapa hal atau upaya yang dapat dilakukan untuk pengembangan ketenagakerjaan di Indonesia yaitu dapat melakukan revitalisasi kebijakan vokasi, penyempurnaan regulasi, pembinaan hubungan industrial, pengawasan ketenagakerjaan, serta melakukan perlindungan terhadap tenaga kerja,” ujar dia. 

Dengan kebijakan yang tepat, maka tantangan ketenagakerjaan di Indonesia bisa teratasi dan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

banner 325x300