Kesehatan

Lactose Intolerant: Mengapa Generasi Muda Rentan Terhadap Kondisi Ini?

99
×

Lactose Intolerant: Mengapa Generasi Muda Rentan Terhadap Kondisi Ini?

Share this article
susu
Ilustrasi produk susu/Photo by Engin Akyurt: https://www.pexels.com/photo/person-pouring-milk-in-highball-glass-1435706/

G24NEWS.TV, JAKARTA – Dunia kesehatan semakin menjadi sorotan, terutama di kalangan generasi muda yang semakin peduli terhadap gaya hidup sehat. Salah satu topik yang menjadi perhatian adalah intoleransi terhadap laktosa, atau yang lebih dikenal sebagai lactose intolerant. Apakah generasi muda lebih rentan terhadap kondisi ini? Mari kita telusuri lebih dalam.

Apa Itu Lactose Intolerant?

Lactose intolerant adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam susu dan produk susu lainnya. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan enzim lactase dalam tubuh, yang bertugas untuk mencerna laktosa. Ketika laktosa tidak dicerna dengan baik, ini dapat menyebabkan gejala tidak nyaman seperti kembung, diare, dan perut kembung.

Penyebab Lactose Intolerant pada Generasi Muda

  1. Pola Makan yang Berubah

Generasi muda cenderung memiliki pola makan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka lebih sering mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan olahan yang mungkin mengandung laktosa dalam jumlah besar. Pola makan seperti ini dapat memicu terjadinya lactose intolerant.

  1. Kurangnya Konsumsi Produk Susu

Meskipun penting untuk tubuh, banyak generasi muda yang mengurangi konsumsi produk susu karena alasan-alasan tertentu, seperti intoleransi terhadap laktosa atau pilihan diet tertentu seperti veganisme. Kurangnya konsumsi produk susu dapat menyebabkan tubuh kehilangan toleransi terhadap laktosa.

  1. Faktor Genetik

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik juga dapat berperan dalam risiko seseorang mengalami lactose intolerant. Jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kondisi ini, kemungkinan mereka juga akan mengalaminya.

  1. Perubahan Hormonal

Generasi muda sering mengalami perubahan hormonal yang signifikan, terutama selama masa pubertas. Perubahan hormon ini dapat memengaruhi produksi enzim lactase dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat memicu terjadinya lactose intolerant.

Baca Juga  Bukan Mitos, Ini Fakta Gaya Hidup Vegetarian

Dampak Lactose Intolerant pada Generasi Muda

Lactose intolerant dapat memiliki dampak yang signifikan pada kesehatan dan gaya hidup generasi muda. Beberapa dampaknya meliputi:

1.Gangguan Pencernaan

Gejala lactose intolerant seperti perut kembung, kram perut, dan diare dapat mengganggu aktivitas sehari-hari generasi muda.

  1. Kekurangan Nutrisi

Karena menghindari produk susu, generasi muda yang mengalami lactose intolerant mungkin mengalami kekurangan kalsium dan vitamin D, yang penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

  1. Pilihan Makanan yang Terbatas

Kondisi ini dapat membatasi pilihan makanan generasi muda, terutama saat makan di luar atau dalam acara sosial. Hal ini dapat menyebabkan rasa frustrasi dan keterbatasan dalam menikmati berbagai hidangan.

Baca Juga  Wisata Masa Depan, 4 Teknologi yang Dipakai Dunia Kesehatan

Mengelola Lactose Intolerant

Meskipun lactose intolerant dapat mengganggu, namun ada beberapa cara untuk mengelolanya:

  1. Pilih Alternatif Susu

Ada banyak alternatif susu tanpa laktosa yang tersedia di pasaran, seperti susu almond, susu kedelai, atau susu kelapa. Ini dapat menjadi pilihan yang baik bagi generasi muda yang mengalami lactose intolerant.

  1. Konsumsi Suplemen Enzim Lactase

Suplemen enzim lactase dapat membantu tubuh mencerna laktosa dengan lebih baik. Ini bisa menjadi solusi sementara saat ingin menikmati makanan atau minuman yang mengandung laktosa.

  1. Konsultasi dengan Ahli Gizi

Jika mengalami gejala yang serius atau kesulitan mengelola kondisi ini, penting untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Mereka dapat memberikan saran dan bimbingan yang sesuai untuk mengelola lactose intolerant dengan lebih baik.

Lactose intolerant mungkin menjadi masalah yang umum di kalangan generasi muda, namun dengan pemahaman yang tepat dan pengelolaan yang baik, kondisi ini dapat dikendalikan sehingga tidak mengganggu kualitas hidup. Penting bagi generasi muda untuk mengenali gejala dan cara mengelola lactose intolerant agar tetap dapat menikmati gaya hidup yang sehat dan aktif.

banner 325x300