Ekonomi

Wamendag Jerry Sambuaga Pastikan Pasar Minyak Kelapa Sawit di India Aman   

168
×

Wamendag Jerry Sambuaga Pastikan Pasar Minyak Kelapa Sawit di India Aman   

Share this article
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Ist
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – Indonesia berkomunikasi dengan India untuk memastikan akses pasar minyak kelapa sawit di negara itu dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen secara berkelanjutan. 

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan kunjungan ke India bersama Misi Bersama Dewan Negara-negara Produsen Minyak Kelapa Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) ke India pada 27-29 September 2023 untuk mempertahankan permintaan yang kuat terhadap produk minyak kelapa sawit.

“CPOPC berupaya membangun komunikasi dan kolaborasi dengan India. Keterlibatan proaktif dengan negara konsumen minyak nabati terbesar di dunia seperti India merupakan upaya untuk mempertahankan kehadiran pasar yang kuat di Asia Selatan,” ujar Jerry. 

“Selain itu, menjaga stabilitas permintaan minyak kelapa sawit dan memenuhi kebutuhan konsumen, sekaligus berkontribusi menjaga keamanan pangan global dan memenuhi permintaan energi dari sumber nabati.”

Dirinya juga memastikan informasi faktual tentang praktik sawit yang berkelanjutan dan menjelaskan kontribusi industri sawit terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. 

Pasalnya, banyak kampanye negatif industri kelapa sawit yang  seringkali dianggap sebagai penyebab deforestasi dan degradasi yang mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Baca Juga  Wamendag Paparkan Aset Kripto di Indonesia

Salah satunya adalah kebijakan European Union Deforestation-free Regulation (EUDR) yang berpotensi menghambat ekspor produk sawit Indonesia ke pasar Eropa. 

“Untuk itu, kami menyambut baik pembentukan Satuan Tugas Bersama (Joint Task Force) antara Indonesia, Malaysia, dan Uni Eropa, dalam memperkuat kerja sama terkait implementasi EUDR. Satgas ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan komoditas secara inklusif, transparan, objektif dan adil,” tutur Wamendag Jerry.

Hubungan Perdagangan Produk Sawit dengan India

Nilai ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke dunia pada 2022 sebesar USD 34,94 miliar atau 39,65 juta ton. Nilai tersebut meningkat sebesar 5,76 persen apabila dibandingkan pada 2021. 

India merupakan negara tujuan ekspor terbesar Indonesia untuk produk kelapa sawit dengan nilai mencapai USD5,65 miliar, diikuti Tiongkok USD 4,91 miliar, Uni Eropa USD4,36 miliar, Pakistan USD3,14 miliar, dan Amerika Serikat USD2,37 miliar.

Baca Juga  Ini 4 Tips Erwin Aksa untuk Anak Muda yang Ingin Jadi Pengusaha

Menurut data Oil World 2023, India mengimpor minyak nabati sebesar 16,5 juta ton. Sebanyak 9,9 juta ton di antaranya adalah minyak kelapa sawit dari Indonesia dan Malaysia, masing-masing mencapai 5,2 juta ton (51,04 persen) dan 2,86 juta ton (28,46 persen).

Sekilas tentang CPOPC

Dewan Negara-negara Produsen Minyak Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) merupakan organisasi kerja sama negara produsen minyak kelapa sawit yang dibentuk pada 21 November 2015. Tujuan CPOPC adalah untuk memperkuat kerja sama di sektor kelapa sawit, baik budidaya maupun industri, dalam rangka menjamin pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan negara anggota.

Sekretariat CPOPC berkedudukan di Jakarta dan dipimpin Sekretaris Jenderal. Negara anggota CPOPC saat ini adalah Indonesia, Malaysia, dan Honduras. 

Selain itu terdapat beberapa negara lainnya yang berstatus sebagai observer, yakni Kolombia, Ghana, dan Papua Nugini.

Saat ini, India tengah berencana untuk melakukan produksi kelapa sawit. 

banner 325x300