Politik

TII Ingatkan KPU Pastikan Kembali Kesiapan Petugas KPPS

33
×

TII Ingatkan KPU Pastikan Kembali Kesiapan Petugas KPPS

Share this article
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist

G24NEWS.TV, JAKARTA – The Indonesian Institute (TII) Center for Public Policy Research mengingatkan Komisi Pemilihan Umum untuk memastikan kembali kesiapan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebelum menjalankan tugasnya pada hari pemungutan suara.

“KPU seharusnya sudah belajar dari pengalaman Pemilu 2019. Mempersiapkan personel KPPS agar dapat bekerja dengan optimal pada hari H pemungutan dan penghitungan suara,” kata Manajer Riset dan Program TII Arfianto Purbolaksono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (31/1/2024).

Ia mengatakan pelatihan bagi personel KPPS sangat penting agar semua anggota dapat menjalankan tugas dan fungsinya. Dengan begitu, tidak muncul kesalahan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

Baca Juga  Partisipasi Aktif Masyarakat Kawal Pemilu Berintegritas

Arfianto menambahkan kesiapan petugas KPPS dalam penyelenggaraan pemilu sangat penting untuk mencegah munculnya kekacauan yang timbul di tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

Selain itu, kesiapan petugas KPPS juga untuk mencegah berlarut-larutnya pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sehingga tidak menimbulkan persoalan kesehatan bagi mereka, seperti yang terjadi pada Pemilu 2019.

Kasus di Lapangan

Ia mengingatkan KPU untuk dapat mengawasi jalannya proses yang terjadi di daerah mengenai adanya dugaan kasus-kasus pemotongan uang makan, uang transportasi hingga honor yang yang beredar di pemberitaan media massa dan media sosial.

“Jangan sampai ada pemotongan honor oleh oknum tertentu yang membuat kinerja KPPS terhambat sehingga dapat mengganggu jalannya pemungutan suara,” katanya menegaskan.

Baca Juga  KPU Goes to Campus Digelar di Universitas Diponegoro Semarang

Selain KPU, lanjut Arfianto, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) juga harus memperkuat pengawasan netralitas dan ketegasan terhadap KPPS, apalagi setelah muncul berita adanya anggota KPPS yang tidak netral.

“Bawaslu Pusat harus dapat memperkuat koordinasi dengan Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota agar menjaga netralitas petugas KPPS selama pemungutan dan penghitungan suara berlangsung. Hal ini penting untuk mencegah adanya kecurangan, baik untuk pemilihan presiden-wakil presiden maupun pemilihan legislatif, serta pemilihan kepala daerah nantinya,” jelasnya.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300