Video

Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah, Tokoh Golkar Airin Rachmy : Produksi Sampah Tak Kenal Libur

237
×

Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah, Tokoh Golkar Airin Rachmy : Produksi Sampah Tak Kenal Libur

Share this article
tekankanpentingnyapengelolaan
tekankan-pentingnya-pengelolaan-1

Mantan Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany terus berupaya memberi contoh yang baik bagi masyarakat.
Upaya itu dilakukan untuk mendengar cerita, harapan, atau keluhan masyarakat langsung dari sumbernya.
Paling baru, Airin turun di tengah masyarakat untuk menyosialisasikan program menjaga kebersihan, khususnya mengelola sampah.
“Saya harap kegiatan yang rutin kita lakukan tidak menjadi kegiatan seremonial saja, tapi lebih kepada pengingat bagi kita bahwa kita harus bisa menjaga kebersihan,” ujarnya dalam sebuah acara peresmian bank sampah yang ditayangkan di kanal YouTube G24 Channel, Selasa (16/8/2022).
Airin berharap, kegiatan mengelola sampah tidak dijadikan masyarakat sebagai perintah, tetapi sebagai kebiasaan yang datang dari kesadaran masing-masing.
Tokoh perempuan dari Partai Golongan Karya (Golkar) itu juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah karena setiap orang akan selalu memproduksi sampah.
“Produksi sampah tidak kenal libur. Orang ada libur, misalnya saat Lebaran atau Tahun Baru, tapi sampah terus ada. Oleh karena itu tugas kita terus menjaga kebersihan dimulai dari hal-hal kecil,” katanya.
Dia juga mengajak semua orang tidak menyerah dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan.
“Kalau kita sayang dengan alam, insyaallah alam akan sayang dengan diri kita,” ungkapnya.
Untuk diketahui, semasa menjabat sebagai Walkot Tangsel, Airin terus mendorong pengelolaan sampah, salah satunya mengajak masyarakat “menabung” di bank sampah.
Program bank sampah tidak hanya dilakukan untuk mengatasi masalah kebersihan, tetapi juga membuka peluang ekonomi.
Sebab, berbagai sampah daur ulang, seperti kaleng, plastik, dan kertas, sangat dicari pengepul karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Sementara itu, sampah organik bisa diolah menjadi kompos atau pupuk sederhana.

banner 325x300
Baca Juga  Wujudkan Toleransi Beragama, Ijeck Resmikan Wihara dan Gereja di Sumut