Headline

Tantowi Yahya Bicara Peluang Koalisi dengan Partai Lain

207
×

Tantowi Yahya Bicara Peluang Koalisi dengan Partai Lain

Share this article
Tantowi Yahya Bicara Peluang Koalisi dengan Partai Lain
Tantowi Yahya Bicara Peluang Koalisi dengan Partai Lain

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Juru Bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya mengungkapkan peluang koalisi partai Golkar dengan partai manapun.

Termasuk, peluang berkoalisi dengan koalisi gerbong PDI Perjuangan (PDIP).

Demikian disampaikan oleh Tantowi saat ditanya mengenai pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyebut ada tiga parpol yang masih galau bergabung mendukung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres).

“Golkar telah memberikan mandat kepada Ketum AH (Airlangga Hartarto, Red) untuk menjalin koalisi. Kami bisa berkolaborasi dengan partai manapun,” kata Tantowi kepada wartawan, Senin (26/6/2023).

Menurutnya, keputusan dukungan capres nantinya akan ditentukan oleh Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga  Ketum Golkar Kenalkan Tantowi Yahya Sebagai Calon Gubernur Kalimantan Barat

“Ya, tentu saja dengan memperhatikan pertimbangan internal partai,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri juga menegaskan PDIP punya sifat kekeluargaan dan gotong royong dalam membangun negara. Sehingga mempersilakan partai politik lain yang ingin bergabung.

Koalisi adalah sebuah atau sekelompok persekutuan, gabungan, atau aliansi beberapa unsur, yang dalam kerjasamanya, masing-masing memiliki kepentingan sendiri-sendiri.

Aliansi seperti ini mungkin bersifat sementara atau berasas manfaat. Sementara, menurut KBBI, koalisi merupakan kerja sama antara beberapa partai untuk memperoleh kelebihan suara dalam parlemen.

Dalam pemerintahan dengan sistem parlementer, sebuah pemerintahan koalisi adalah sebuah pemerintahan yang tersusun dari koalisi beberapa partai sedangkan oposisi koalisi adalah sebuah oposisi yang tersusun dari koalisi beberapa partai.

Baca Juga  Profil Bambang Soesatyo, Ketua MPR dari Fraksi Partai Golkar

Dalam pembentukan kekuatan pemerintahan koalisi pertama kali dikenalkan oleh seorang filsuf muda Indonesia Dian Fernando Sihite, berdasarkan teori yang ia kemukakan, sebuah pemerintahan akan sangat kuat apabila koalisi yang dibentuk merupakan koalisi bayangan artinya koalisi yang terbentuk bukanlah koalisi yang sesungguhnya.

Koalisi bayangan juga berarti tidak ada koalisi namun pemerintah yang menguasai parlemen dan media menampilkannya sebagai suatu koalisi.

Tidak adanya koalisi membuat kekuatan pemerintahan tersebut tidak akan terpecah pecah.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300