Politik

Survei National Tracking: Pilpres 2024 Dua Putaran, Dimenangkan Prabowo-Gibran

90
×

Survei National Tracking: Pilpres 2024 Dua Putaran, Dimenangkan Prabowo-Gibran

Share this article
Capres dan cawapres 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Foto: IG prabowo
Capres dan cawapres 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Foto: IG prabowo

G24NEWS.TV, JAKARTA – Survei National Tracking yang digelar selama 7 hingga 20 Januari 2024 menunjukkan bahwa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung dua putaran dan dimenangkan Prabowo-Gibran.

Calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapatkan dukungan suara sebanyak 44% dari survei bertajuk National Tracking Survei in Indonesia.

Sedangkan, diurutan kedua ditempati oleh pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang meraih suara 27%.

Sementara itu, pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berada di urutan terakhir dengan meraih dukungan suara 20%.

Sebanyak 2% responden mengaku tidak mengetahui pilihannya, sebanyak 1% mengatakan belum memutuskan dan 5% mengatakan tidak memilih satupun dari pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024.

Lebih jauh, hasil survei menunjukkan di putaran kedua, jika kandidat yang maju adalah Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud, hasil survei masih menunjukkan kemenangan untuk Prabowo-Gibran dengan meraih dukungan suara 63%, sedangkan Ganjar-Mahfud mendapatkan 37% suara.

Demikian juga, jika putaran kedua diikuti oleh Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin. Sebanyak 65% responden akan memilih Prabowo-Gibran dan 35% memilih Anies-Muhaimin.

National Tracking juga mengklasifilasikan survei berdasarkan wilayah dengan mengambil contoh di tiga provinsi di Pulau Jawa. Prabowo-Gibran menang di dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Jawa Timur, tetapi kalah di Jawa Tengah.

Baca Juga  Forum Peduli Indonesia Damai Berharap Pemilu 2024 Berlangsung Damai

Di Jawa Barat Prabowo-Gibran meraih 46% suara, disusul Anies-Muhaimin 29% dan Ganjar-Mahfud 22%.

Di Jawa Timur Prabowo-Gibran memenangkan 43% suara, disusul Anies-Muhaimin 30% dan Ganjar-Mahfud 21%.

Sedangkan, di Jawa Tengah, dimenangkan oleh Ganjar-Mahfud sebanyak 41%, disusul Prabowo-Gibran sebesar 39% dan Anies-Muhaimin 15%.

Alasan Memilih Capres dan Cawapres

Adapun alasan responden memilih Prabowo sebagai Calon Presiden RI periode 2024-2029 adalah karena latar belakang militernya. Responden berharap Prabowo akan menerapkan kemampuan militernya dalam memimpin Indoensia. Prabowo juga dinilai dapat bekerja dan melanjutkan program pembangunan Presiden Joko Widodo dan memilih karena digandengkan dengan Gibran yang merupakan putra Jokowi. Ada juga responden yang memilih karena penasaran apa yang akan terjadi jika Prabowo yang telah beberapa kali menjadi calon presiden akhirnya terpilih jadi Presiden RI.

Sedangkan alasan responden menjatuhkan pilihan kepada Ganjar Pranowo sebagian besar karena pengalamannya sebagai Gubernur dengan jejak rekor bersih, seperti tidak ada pelanggaran hak azasi manusia. Sebagian lagi mengatakan bahwa selama kepemimpinanya Jawa Tengah ada perbaikan, sehingga meyakini warga Jawa Tengah akan memilih Ganjar.

Sementara itu, sebagian besar responden memilih Anies karena terlihat pintar dan memiliki pengaruh baik terhadap keluarga. Citra Anies dinilai positif dalam setiap unggahan di media sosialnya, terutama Instagram. Alasan lain adalah Anies dinilai dapat membawa perubahan dan buka bagian dari partai politik.

Baca Juga  TKN Prabowo-Gibran: Khofifah Kader NU Sempurna

Situasi Politik Indonesia

National Tracking juga melakukan survei terhadap personality calon presiden dan calon wakil presiden di mata masyarakat. Ada juga survei personality Presiden Joko Widodo, Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yuhoyono dan Soeharto. Kemudian, survei terhadap elektabilitas partai politik di Indonesia, serta situasi politik Indonesia saat ini.

Khusus untuk situasi politik Indonesia terkini, sebanyak 67% responden mengatakan sedang berada di arah yang benar, 21% mengatakan di arah yang salah, 8% tidak tahun dan 4% belum memutuskan jawaban.

Survei dilakukan menggunakan dua metode, yaitu menjawab pertanyaan survei yang digelar selama 7 hingga 20 Januari 2024 dan Focus Group Discussions selama 18 hingga 29 Januari 2024. Total populasi responden survei 2.636 orang, berasal dari pedesaan dan kota di 34 provinsi. Sedangkan untuk Focus Group Discussions melibatkan 3 grup dari Bandung, 3 Grip dari Semarang dan 3 Grup dari Surabaya kisaran usia 20 tahun hingga 55 tahun.*

Email: Dharmasastronegoro@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300