Nasional

Sukses Pendidikan dan Bisnis, Jesslyn Katherine: Ingin Bermanfaat bagi Masyarakat dari Politik  

916
×

Sukses Pendidikan dan Bisnis, Jesslyn Katherine: Ingin Bermanfaat bagi Masyarakat dari Politik  

Share this article
Jesslyn Katherine dalam salah satu kegiatan di Penjaringan Jakarta Utara

G24NEWS.TV, JAKARTA — Pemilu 2024 tampaknya akan ramai diikuti oleh peserta dari kalangan muda. Salah satunya adalah Jesslyn Katherine, generasi milenial kelahiran 1995 yang menjadi calon anggota legislatif untuk wilayah DKI Jakarta Utara.

Debutnya di dunia politik diawali dengan bergabung di Partai Golkar, sebagai Koordinator Training Golkar, Sekolah Kebijakan Publik dan Pemerintahan Golkar Institute.

Selain debut di dunia politik, Jesslyn Katherine juga aktif sebagai praktisi dunia pendidikan. Dia adalah pendiri dan CEO Indonesia Patisserie School yang berpusat di Jakarta Utara, sesuai dengan daerah pemilihannya di Pemilu mendatang.

Indonesia Patisserie School berlokasi di Jakarta Utara adalah sekolah yang menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan unggul dari sisi keahlian dalam seni ilmu pastry dan berjiwa entrepreneur yang diharapkan dapat membuka banyak lapangan kerja.

Jesslyn berkolaborasi dengan ibunya, Djap Siau Kian (Aing) yang berasal dari Singkawang mendirikan Indonesia Patisserie School (IPS). Selain itu, di dunia bisnis, juga bersama ibunya, dia membangun Jesslyn K Cakes, pioner dari toko roti premium yang tersebar di 85 outlet di mal besar seluruh Indonesia.

Ingin Berperan Lebih Besar Bagi Masyarakat

Sukses membangun sekolah dan bisnis, tidak membuat Jesslyn Katherine puas. Dalam hati kecilnya, dia merasakan kegelisahan dengan lingkungan di sekitarnya. Dia ingin lebih berdampak bagi komunitasnya serta lebih luas lagi bangsa dan negara Indonesia.

Untuk itulah, selain aktif melakukan misinya memberdayakan generasi muda melalui dunia pendidikan dan bisnis kulinernya, dia juga ingin memperluas daya jangkaunya terhadap masyarakat.

Dia ingin memulai dari lingkungan terdekatnya. Sebagai anak Jakarta Utara, dia sangat rindu bisa memberdayakan warga di wilayah Penjaringan, Pademangan dan Tanjung. Targetnya semua masyarakat disana bahagia karena merasakan keadilan dan hidup sejahtera.

Baca Juga  Fadel Muhammad Doakan Indonesia Damai Jelang Tahun Politik 2024

Untuk mencapai target ini. Jesslyn Katherine memiliki misi konkrit. Pertama, program perumahan, dia ingin mengalokasikan tanah dan bangunan fasilitas umum (fasum) untuk dijadikan tempat tinggal yang layak.

Bagi dia, sasaran program perumahan yang sangat membutuhkan bantuan adalah orang kurang mampu, pemuda-pemudi baru lulus kuliah, serta orang lanjut usia. Tidak sekedar tempat tinggal, gedung yang disediakan harus dirancang memiliki fasilitas kesehatan fisik dan mental, serta fasilitas umum yang juga dapat dinikmati oleh masyarakat sekitar.

Kedua, program pengendalian banjir dan sampah. Bentuk kegiatannya adalah menata pembuangan sampah di wilayah banjir, memperbaiki saluran pembuangan air di daerah tersebut dan memperbaiki jalan yang tidak merata.

Ketiga, program pendidikan vokasi dengan mengadakan program “creative skill” untuk ibu-ibu dan pemuda-pemudi yang bisa dipakai untuk mendapatkan penghasilan hidup yang layak.

Maka dari itu, dia merangkum semua misinya dalam sebuah slogan yang singkat tetapi sangat dalam dan butuh perjuangan untuk mencapainya. Dia memilih tagline Peduli Adil dan Sejahtera (PAS).

Kiprah Jesslyn Katherine di Tingkat Internasional

Jesslyn Katherine
Jesslyn Katherine

Tahun ini, Jesslyn Katherine berusia 28 tahun. Namun, sepak terjangnya di kegiatan kemanusiaan dan politik sudah cukup diakui di kancah internasional.

Pada 2020 dan 2021, dia menjadi peserta magang musim panas layanan publik dari Ellen Schall Experience Fund, NYU Wagner setelah melewati proses ketat dan bersaing dengan ribuan peserta lain dari seluruh dunia.

Dia juga menjadi salah satu ESEF fellow yang meluluskan calon-calon pemimpin dunia yang memiliki jaringan dan karir profesional di berbagai sektor industri di seluruh dunia.

Pada 2019-2020, Jesslyn Katherine, meraih GSAS Scholarship, New York University. Sekolah Pascasarjana Seni dan Sains menawarkan program dukungan pendanaan yang ekstensif berdasarkan prestasi yang dicapai pesertanya. Pada tahun yang sama, dia juga pernah ikut dalam tim kampanye presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Baca Juga  Program Unggulan Golkar : Lapangan Kerja Mudah

Di dunia pendidikan, Jesslyn Katherine mengaku selalu bertanggung jawab dalam setiap kegiatan akademis. Jesslyn lulus dari jenjang SMP dan SMA melalui Kincoppal-Rose Bay, School of the Sacred Heart di Sydney, Australia tahun 2013.

Dia meraih gelar Master of Public Administration (MPA) di bidang Advokasi dan Tindakan Politik dari New York University’s Wagner School of Public Service. Kemudian, gelar Master of Arts (MA) dari New York University Graduate School of Arts and Science.

Selama menempuh pendidikan, Jesslyn terlibat dalam kampanye kepresidenan Hillary Clinton tahun 2016 di New Hampshire and Boston University. Dia juga menjadi sukarelawan di sejumlah organisasi sosial dan kemanusiaan dunia, seperti Friendship Works dan institusi seni terkemuka, Museum of Fine Arts, Boston, AS.  Pada awal 2020, Jesslyn magang secara singkat di New York State Division of Human Rights yang berada di kota Brooklyn, AS.

Jesslyn juga sempat berpengalaman di Tri-State Maxed-Out Womens PAC dan ActBlue, organisasi-organisasi yang mendukung calon anggota kongres Amerika Serikat dari Partai Demokrat untuk tingkat lokal dan negara bagian.

Memiliki Darah Keluarga yang Melayani Masyarakat

Jesslyn Katherine
Jesslyn Katherine

Jesslyn lahir di Jakarta, Indonesia pada tanggal 27 Juli 1995. Keinginannya menjadi Wakil Rakyat di kursi DPR, secara prinsip sebenarnya bukan hal baru baginya. Karena keluarganya memang sudah hidup dalam pelayanan kepada masyarakat.

Ayahnya, Elsen Tan yang berasal dari Medan adalah Ketua Sinode Gereja Reformed Kharismatik Indonesia (GRKI), sekaligus pendiri Yayasan Elsen Tan Healing Ministry Foundation. Sedangkan, adiknya, yaitu Yosua Andrew Tan saat ini sedang menempuh Pendidikan di Culinary Institute of America, Hyde Park.

“Jadi sebenarnya bekerja melayani masyarakat dalam bidang sosial dan kemanusiaan sudah tertanam dalam nadi keluarga kami,” ujar Jesslyn Katherine.

 

 

banner 325x300