Lifestyle

Sujud Sahwi, Niat, Bacaan dan Tata Cara, Simak ya

247
×

Sujud Sahwi, Niat, Bacaan dan Tata Cara, Simak ya

Share this article
gambar seorang laki-laki sedang bersujud dalam sholat
Sujud sahwi, bacaan tata cara dan hukumnya dalam Islam. (Foto Pixabay)

G24NEWS.TV, JAKARTA – Dalam agama Islam dikenal adanya sujud sahwi, salah satu kemudahan yang diberikan dalam menjalankan ibadah shalat, berikut penjelasan tentang apa itu sujud sahwi, bacaan dan tata cara, simak ya.

Apa itu pengertian sujud sahwi? Sujud ini merupakan sujud yang dilakukan jika seseorang lupa atau melakukan kesalahan dalam sholat. Sujud sahwi bisa juga dilakukan saat sholat seseorang terganggu. 

Dikutip dari NU Online, sujud sahwi juga dilakukan saat seseorang lupa sunah ab’adh, di antaranya membaca tasyahud awal, membaca shalawat pada tasyahud awal, membaca shalawat atas keluarga Nabi Saw pada tasyahud akhir. Selain itu juga membaca qunut pada shalat Subuh serta shalat witir dalam pertengahan bulan Ramadhan hingga akhir bulan Ramadhan.

Hukum dan Dalil Sujud Sahwi

Hukum dasar sujud sahwi adalah sunnah, sehingga shalat tidak batal jika meninggalkannya.  Tapi jika imam melakukan sujud sahwi, maka kita wajib mengikuti.

Berikut ini beberapa hadits soal sujud sahwi:

  1. Dari Abi Said al-Khudri ra. berkata: Rasulullah Saw. bersabda:”Apabila salah seorang dari kalian merasa ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat, maka buanglah keraguan, dan ambilah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya. Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan.” (HR. Muslim)
  2. Apabila adzan dikumandangkan, maka setan berpaling sambil kentut hingga dia tidak mendengar adzan tersebut. Apabila adzan selesai dikumandangkan, maka ia pun kembali. Apabila dikumandangkan iqomah, setan pun berpaling lagi. Apabila iqamah selesai dikumandangkan, setan pun kembali, ia akan melintas di antara seseorang dan nafsunya. Dia berkata, “Ingatlah demikian, ingatlah demikian untuk sesuatu yang sebelumnya dia tidak mengingatnya, hingga laki-laki tersebut senantiasa tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat. Apabila salah seorang dari kalian tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat, hendaklah dia bersujud dua kali dalam keadaan duduk.” (HR. Al-Bukhari)
  3. Dari Abdullah Ibnu Buhainah al-Asdi, bahwa Rasulullah Saw. pernah melaksanakan shalat Zuhur namun tidak melakukan duduk (tasyahud awal). Setelah beliau menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali, dan beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduksebelum salam. Maka orang-orang mengikuti sujud bersama beliau sebagai pengganti yang terlupa dari duduk (tasyahud awal).” (HR. Al Bukhari  dan Muslim)
Baca Juga  Ini Mix And Match Fashion Pria, dari Formal sampai Retro Streetwear

Sebab-sebab Sujud Sahwi

Berikut diuraikan secara rinci sebab-sebab seseorang melakukan sujud sahwi:

  • Jika meninggalkan sunnah ab’adh, yaitu amalan sunnah yang dianjurkan dalam shalat.
  •  Ragu-ragu melakukan kesalahan atau meninggalkan sunnah ab’adh
  • Kelebihan rukun shalat, seperti jika tidak sengaja melakukan tiga kali sujud dalam satu rakaat.
  • Memindahkan rukun qauli (ucapan) kepada yang bukan tempatnya, misalnya membaca Q.S. al-Fatihah ketika ruku‟
  • Ragu jumlah Contohnya ketika ragu apakah  baru  tiga  rakaat  atau  sudah empat rakaat,  maka yang ditetapkan adalah tiga rakaat,  lalu menambah  satu  rakaat  lagi, dan  sujud  sahwi sebelum  salam.

Tata cara sujud sahwi

Sujud sahwi bisa dilakukan dengan duduk di atas lutut (tasyahud) kemudian berbaring dengan dua telapak tangan di samping tubuh sebanyak dua kali. 

Baca Juga  Selamat Tahun Baru Islam 1445 H! Menuju Keberkahan yang Berlimpah

Lafadz sujud sahwi:

  سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُوْا    

Subhana man laa yanaamu walaa yashuu. Artinya, “Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”

Ada juga yang menyebutkan bahwa sujud sahwi bisa diikuti dengan doa taubat yang mengandung pengakuan dosa dan tidak akan mengulanginya lagi. 

Doa taubat tersebut antara lain:

Terlebih dahulu membaca istighfar doa taubat bahasa Arab:

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ ، لَا إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ ، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

Doa Sholat Taubat Latin: 

Allahumma anta rabbi laa ilaaha illa anta, kholaqtani wa ana abduka wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A ‘udzu bika min syarri maa shona’tu abu-u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bidzanbi, faghfirlii fainnahuu alaa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hambaMu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmat mu, terhadap diriku dan aku mengakui dosaku padaMu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.

Demikian pengertian apa itu sujud sahwi, bacaan serta tata cara, semoga bermanfaat.

 

banner 325x300