HeadlineInternasional

Setelah Tolak Israel, Apakah Indonesia Tetap jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20? 

268
×

Setelah Tolak Israel, Apakah Indonesia Tetap jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20? 

Share this article
Logo Piala Dunia U-20. Foto: FIFA
Logo Piala Dunia U-20. Foto: FIFA

G24NEWS.TV, JAKARTA – FIFA membatalkan drawing Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar Bali, Jumat 31 Maret 2023 mendatang, apakah Indonesia bisa tetap menjadi tuan rumah event tersebut? 

Salah satu Exco PSSI Arya Sinulingga sebelumnya mengatakan hingga kini belum ada surat resmi dari FIFA terkait pembatalan drawing, namun infonya sudah diperoleh dari panitia lokal (LOC).

“Gubernur Bali sudah meneken government guarantee, memuat kesepakatan RI yang menjadi tuan rumah PD U-20 2023 (dengan mematuhi statuta FIFA tentunya). Sekarang menolak. Jadi, wajar FIFA membatalkan drawing, “ ujar dia. 

Pembatalan drawing Piala Dunia U-20 oleh FIFA disebut sebagai respons penolakan keikutsertaan timnas Israel dalam PD U-20 2023 yang disampaikan Gubernur Bali I Wayan Koster kepada menpora sebelumnya. 

Selain Gubernur Bali, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, DPP PDI-P Jawa Barat, PKS, Gerakan Boycott, Divestment and Sanction alias BDS Indonesia ikut menolak rencana kehadiran tim Israel di PD U-20 2023.

Perhelatan Piala Dunia U-20 2023 rencananya akan digelar pada enam kota di Indonesia 20 Mei – 11 Juni. Sebanyak 24 tim akan berlaga dalam kompetisi ini, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. 

Israel tampil sebagai runner-up Euro U-19 2023 setelah takluk dari Inggris di final, sehingga kedua tim serta Perancis, Italia, dan Slowakia tampil mewakili Eropa di PD U-20 2023.

Tim lainnya adalah Gambia, Nigeria, Senegal dan Tunisia (mewakili Afrika), Guatemala, Honduras dan Amerika Serikat (mewakili Concacaf), Brazil, Kolombia, Ekuador dan Uruguay (Amerika Selatan), Fiji dan Selandia Baru (Oseania), dan Uzbekistan, Jepang dan Korea Selatan (Asia).

Indonesia harus melakukan lobi-lobi intensif untuk tetap menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. FIFA bisa saja membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah event ini. Bukan itu saja, pencalonan Indonesia  menjadi tuan rumah Olimpiade 2036 pun terancam urung.

Baca Juga  Komitmen Prabowo Subianto pada Papua: Ingin Sediakan Vaksin Malaria
relawan fifa piala dunia u-20
relawan fifa piala dunia u-20

Tidak campur adukkan isu politik

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin mengatakan urusan olahraga seharusnya tidak dicampur dengan politik. 

Menurut dia sebagai tuan rumah, Indonesia harus mengikuti aturan FIFA, apalagi gelar event tersebut akan dijadikan batu loncatan untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2036.

Sanksi terberat yang dikenakan FIFA jika Indonesia menolak tim Israel dalam PD U-20 2023 adalah pembekuan (banned) sehingga sepak bola Indonesia tidak bisa beraktivitas karena klub-klub pun tidak bisa bermain di kompetisi resmi.

Menurut dia kehadiran kehadiran timnas Israel di event PD U-20 2023 sama sekali tidak menafikan sikap dan komitmen RI mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan.

“Apakah ini akan menggugurkan dukungan Indonesia pada Palestina? Tentu tidak.  Ini harus diberitahukan pada orang-orang yang berpikiran negatif memandang (kesertaan Israel-red) di PD U-20 2023”. 

Menurut Ngabalin, komitmen Indonesia soal kemerdekaan Palestina sangat jelas. Dubes Palestina Zuhair Al-Shun, menurut dia, juga memahami posisi Indonesia sebagai tuan rumah PD U-20 2023.

“Kami tidak meragukan komitmen dukungan RI dan partisipasi Israel di turnamen PD U-20 2023 telah sesuai dengan aturan FIFA, tidak serta merta melunturkan dukungan Indonesia bagi perjuangan bangsa Palestina, “ ujarnya dalam jumpa pers (15/3).

Saat ditanya wartawan seusai pertemuan dengan Presiden Jokowi didampingi Menlu RI, Retno Marsudi, di Istana Merdeka (25/3), Dubes Palestina Al-Shun sekali lagi menegaskan, keikutsertaan setiap negara (dalam PD U-20) adalah bagian dari kompetisi yang sudah berlangsung.

“Tidak ada kaitannya dengan persoalan suka atau tidak suka, “ tandasnya.

Israel Sering Hadir di Indonesia 

Kehadiran Israel di Indonesia dalam even-even internasional sebenarnya sudah sering terjadi, tidak hanya pada ajang Piala Dunia U-20 mendatang. 

Baca Juga  Guru Besar Hukum: Perppu Jalankan Putusan MK untuk Pertahankan UU Cipta Kerja

Sebelumnya atlet-atlet dari negara Yahudi itu bisa mengikuti event pertandingan di Indonesia, sebelumnya tanpa penolakan publik. 

Pebulutangkis Israel, Misha Zilberman pernah mengikuti Kejuaraan Dunia BWF 2015 di Jakarta walau sebelumnya juga muncul polemik sampai akhirnya ia bisa tampil di Istora Senayan.

Perjalanan Zilberman ke Indonesia sempat terhenti di Singapura karena dia tidak mendapatkan visa masuk dari pemerintah, namun panitia lalu turun tangan dan berhasil membantunya mendapat visa.

Atlet balap sepeda asal Israel berikutnya, Mikhail Yakovlev yang semula warga negara Rusia juga tampil di kejuaraan dunia UCI Track Nations Cup 2023 yang digelar di Velodrome Jakarta, Feb. 2023. Ia kemudian meraih perunggu di nomor Keirin Putra.

Di luar event olah raga, bendera Israel juga pernah terpampang di arena pertemuan antarparlemen ke-144 (Interparliamentary Union – IPU and Related Meetings) yang digelar di Nusa Dua , Bali 20 -24 Maret 2022.

Kehadiran dua wakil parlemen Israel (Knesset) baru diketahui publik setelah foto mereka sedang memegang bendera negaranya didampingi petugas lokal yang mengenakan pakaian adat Bali diunggah di sejumlah medsos.

Negara Arab Mulai Jalin Hubungan

Menurut catatan, kubu negara-negara Arab yang berseberangan dengan Israel dan mendukung Palestina, juga lebih pragmatis dengan menjalin hubungan dengan Israel walau tetap di belakang Palestina.

Mesir setelah lelah tiga kali perang melawan Israel (1948, 1967 dan 1973) akhirnya berdamai dalam pertemuan yang dimediasi AS di Camp David 17 Sept. 1978, disusul Yordania pada 1994, lalu Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko yang menormalisasi hubungan dengan Israel pada 2020.

Arab Saudi, negeri kaya raya, lokasi Kabah, kiblat umat muslim sedunia, walau belum resmi membuka hubungan dengan Israel, diam-diam juga melakukan sejumlah kerjasama, termasuk perjanjian rute penerbangan.

 

banner 325x300