Politik

Tolak Munaslub, Sekjen Front Kerakyatan Sebut GMPG Bentuk Pengkhianatan

217
×

Tolak Munaslub, Sekjen Front Kerakyatan Sebut GMPG Bentuk Pengkhianatan

Share this article
Front Kerakyatan Golkar
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto telah mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai calon Presiden (capres) di Pemilu 2024.

G24NEWS.TV, JAKARTA – Gita Nasution, Sekjen Front Kerakyatan menanggapi pertemuan dan diskusi Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) beberapa waktu lalu di Senayan. Diskusi GMPG ini berkaitan dengan isu Munaslub Golkar. Gita Nasution menegaskan, GMPG bukan bagian dari Golkar. Ia menyampaikan, saat semua barisan hasta garya dan Partai Golkar daerah sedang merapatkan barisan untuk kemenangan di tahun depan, maka tidak sepantasnya kegiatan seperti ini terjadi. Ia juga menambahkan, terkhusus lagi gerakan GMPG yang berlatar mendorong terjadinya Munaslub.

GMPG sendiri merupakan gagasan Almanzo Bonara. Menurut Gita Nasution, yang dilakukan GMPG merupakan bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan partai.

Baca Juga  Usai Kampanye, Relawan Gen Z Prabowo-Gibran Ajak Peserta Bersihkan Sampah

“Yang dilakukan, saya rasa adalah bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan partai. Isu Munaslub hanya akan memecah belah persatuan partai dan merusak kondusifitas internal partai. Jadi, hingga detik ini semua barisan arus bawah hingga ke atas solid memenangkan partai Golkar,” tutup Gita.

Ormas Partai Golkar

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Letnan Jenderal TNI (Purn) H Lodewijk Freidrich Paulus juga menyesalkan dan mengecam tindakan kekerasan beberapa waktu lalu. Kekerasan ini menimpa awak media yang melaksanakan tugas liputan acara diskusi organisasi pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG).

Baca Juga  Satu Komando, DPD Partai Golkar Babel Tolak Usulan Munaslub Partai Golkar

“Kami dari Partai Golkar, menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas kejadian tindak kekerasan terhadap para awak media yang tengah menjalankan tugas peliputan di acara tersebut,” ujar Lodewijk kepada media, di kantor DPP Golkar.

Lodewijk menjelaskan, bahwa partai Golkar memiliki sepuluh ormas. Beberapa di antaranya, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), yang disebut sebagai ormas pendiri. Kemudian, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

 

Penulis: Dharma Sastronegoro

Editor: Lala Lala

 

banner 325x300