Nasional

Ridwan Kamil: Golkar Institute Inovasi Keren Airlangga Hartarto

308
×

Ridwan Kamil: Golkar Institute Inovasi Keren Airlangga Hartarto

Share this article
Ketua Umum Partai Golkar berbicara di salah satu forum Golkar Institute
Ketua Umum Partai Golkar berbicara di salah satu forum Golkar Institute

G24NEWS.TV. JAKARTA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil resmi bergabung dengan Partai Golkar dan menyebut Ketua Umum Airlangga Hartarto banyak melakukan inovasi termasuk mendirikan Golkar Institute, lembaga pendidikan para calon pemimpin muda.

Pernyataan resmi disampaikan pada Rabu (18/1) di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta, bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Sekjen DPP Partai Golkar, Para Wakil Ketua Umum dan tentu saja Ketua Golkar Jawa Barat Ace Hasan Syadzily.

Emil, panggilan Ridwan Kamil menyampaikan beberapa alasan sehingga bergabung dengan Partai Golkar. Dia  menyebut bahwa sudah mendapat restu dari keluarga untuk bergabung dengan Golkar.

“Partai Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang pancasilais, partai yang terbuka. Sehingga ini yang menjadi minat saya, ” ujar Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, Partai Golkar juga merupakan partai dengan semangat pembangunan, selalu berkarya dalam pembangunan.  Secara khusus, Kang Emil menyebut bahwa di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, banyak inovasi dilakukan, seperti pendirian Yellow Clinic dan Golkar Institute. ia juga menyampaikan salah satu keinginannya adalah terus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Baca Juga  Bertemu Dengan Puan Maharani, Airlangga: Sudah Ada Titik Temu Dari Sebelumnya

“Bagaimana di bawah Pak Airlangga inovasi hadir. Ada Yellow Clinic, ada Golkar Institute, bagi saya itu keren. Generasi Z, generasi muda butuh sebuah, narasi-narasi, aksi-aksi yang kongkrit. Bukan hanya pencitraan, bukan hanya urusan-urusan retorika. Tapi sebuah implementasi dari semangat partai,” kata Emil.

“Ada tiga pelajaran yang sebenarnya masukan buat wartawan ya. Bahwa partai politik itu fungsinya tiga. Tapi seringkali kita hanya melihat satu fungsinya. Fungsi pertama itu adalah memenangkan kekuasaan. Nah, mayoritas kita ada disitu. Pemilu, Pilkada, Pilpres dan lain sebagainya. Padahal ada dua fungsi lain,” jelas Emil.

“Kedua adalah fungsi untuk mengedukasi demokrasi ke masyarakat. Makanya, Golkar Institute contohnya. Kita butuh dong generasi barunya lebih melek, lebih bagus, argumentasi dan sebagainya. Saya disini akan memperkuat juga pendidikan politik ke masyarakat. Politik itu mulia. Setuju ya. Politik itu adalah kendaraan untuk membuat hidup kita lebih baik.”

Baca Juga  Airlangga - Puan Bertemu, Erwin Aksa: Partai Golkar Berbicara Masa Depan 

“Fungsi yang ketiga adalah pelayanan publik. Jangan partai itu hadir menjelang Pemilu saja. Makanya tadi, Yellow Clinic ini keren, gak nunggu Pemilu sudah hadir”, lanjut Emil.

Emil optimis, Partai Golkar akan banyak mendatangkan pemilih muda pada Pemilu 2024 nanti. Banyak anak-anak muda yang meminta pendapat, ke partai mana mereka harus bergabung.

“Banyak juga anak-anak muda di belakang saya pengen gabung. Pak Ridwan kita kemana, setelah hari ini nanti media bisa lihat ya, banyak anak-anak muda akan menguning”, pungkas Emil.

 

banner 325x300