HeadlineNasional

Rian Ernest: Pemda Perlu Upaya Ekstra Buka Lapangan Kerja Setelah Pandemi

265
×

Rian Ernest: Pemda Perlu Upaya Ekstra Buka Lapangan Kerja Setelah Pandemi

Share this article
Rian Ernest bergabung ke Partai Golkar
Rian Ernest bergabung ke Partai Golkar

G24NEWS.TV, JAKARTA – Pemerintah Daerah diminta lebih giat dalam menarik investasi,  untuk menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat, menyusul peningkatan angka pengangguran selama pandemi COVID-19, ujar politisi Partai Golkar, Rian Ernest.

Rian Ernest yang menjabat sebagai Ketua Biro Pemuda di DPD Partai Golkar DKI Jakarta mengatakan, selama pandemi COVID-19 terjadi penambahan angka pengangguran di hampir semua kota di Indonesia.

“Kondisi ini, membutuhkan upaya ekstra dari pemerintah. Sehingga, pengangguran bisa kembali diserap lapangan kerja baru,” ujar sarjana hukum dari Universitas Indonesia (UI) ini.

Kenaikan Angka Pengangguran di Indonesia

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka pengangguran Indonesia naik dari 5,83% pada Februari 2022 menjadi 5,86% pada Agustus 2022 dari total jumlah angkatan kerja yang mencari pekerjaan.

Pada periode yang sama, berdasarkan provinsi, angka pengangguran di Kepulauan Riau juga meningkat dari 8,02% menjadi 8,23%. Beberapa kota membukukan kenaikan angka pengangguran, antara lain Sulawesi Utara dari 6,51% menjadi 6,61%, Sumatera Barat dari 6,17% menjadi 6,28%, Aceh dari 5,97% menjadi 6,17% dan Sumatera Utara 5,47% menjadi 6,16%.

Beberapa daerah lain mengalami penurunan angka pengangguran. Namun, masih di atas rata-rata angka nasional, seperti  angka pengangguran di DKI Jakarta sebesar 7,18% dan Provinsi Jawa Barat sebesar 8,31%.

Rian Ernest dan Ketua DPD Partai Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar
Rian Ernest resmi bergabung didampingi Ketua DPD Partai Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar. (Foto file – G24NEWS)

BPS mencatat jika dibandingkan dengan total jumlah penduduk terjadi kenaikan angka pengangguran dalam enam bulan 2022. Namun, jika dihitung dari populasi angkatan kerja, yang menganggur berkurang sebanyak 680.000 orang selama periode Februari hingga Agustus 2022.

Berdasarkan jumlah populasi, BPS mencatat angka pengangguran di Indonesia per Agustus 2022 sebanyak 8,42 juta orang. Sementara itu, jumlah angkatan kerja yang diserap lapangan kerja pada Agustus 2022 mencapai 135,50 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 59,31% atau 80,24 juta orang bekerja di sektor informal.

Baca Juga  Belajar Dari Kerusuhan Prancis, Sekjen Golkar Ingatkan Jaga Bhineka Tunggal Ika

Dari angka ini, angkatan kerja yang tidak bekerja sebagian besar berasal dari lulusan sekolah menengah. Baik SMA maupun SMK, yaitu sebesar 8,89%.

Sumbangan pengangguran dari angkatan kerja yang berpendidikan rendah atau yang tidak pernah sekolah, paling kecil, yaitu hanya 0,77%. Hal ini karena kelompok tersebut cenderung mau menerima pekerjaan apa saja.

Lapangan Kerja di Sektor Informal

Menurut Rian Ernest generasi muda yang sudah masuk angkatan kerja menguasai berbagai bidang pekerjaan di sektor informal. Namun, mereka tidak bisa mengembangkan keahlian dan kemampuannya karena tidak adanya dukungan modal dan kurangnya pemahaman terhadap manajemen usaha.

Lebih spesifik lagi, dia mengatakan kondisi ini banyak terjadi di Jakarta Utara. Sebagai bakal calon anggota legislatif dari Partai Golkar untuk Daerah Pemilihan Jakarta Utara, dia mengatakan akan mendorong Pemerintah Kota Jakut untuk untuk mengatasi hal ini.

“Sektor informal di Jakarta Utara sangat tinggi. Namun, masalahnya masyarakat tidak mengetahui akses modal hingga kurangnya pelatihan kerja,” ujarnya.

“Ada berbagai permasalahan seperti akses modal seperti apa, apakah juga ada pelatihan kerja yang sesuai dengan bidang kerja saat ini. Itu isu yang kurang lebih akan kita fight nanti di dalam DPRD khususnya Jakarta Utara,” ujar Rian Ernest, dalam sebuah wawancara dengan wartawan, belum lama ini.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rian Ernest (@rianernest)

Pendatang Baru di Golkar

Rian Ernest adalah pendatang baru di Partai Golkar. Dia secara resmi bergabung di Partai Beringin tanggal 31 Januari 2023, setelah disahkah oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar DKI Jakarta.

Baca Juga  Airlangga Hartarto: Songsong Indonesia Emas 2045, Dukung Generasi Muda Berdaya Saing

Setelah dilantik, Rian Ernest diangkat menjadi Ketua Biro Pemuda di DPD Partai Golkar DKI Jakarta.

“Selamat datang dan selamat berjuang Rian, untuk bersama-sama dengan keluarga besar Partai Golkar,” ujar Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar di kawasan Jakarta Pusat, beberapa saat setelah acara pelantikan.

Rian Ernest Tanudjaja, kelahiran tanggal 24 Oktober 1987, merupakan politikus yang dikenal sempat mencuat namanya setelah bekerja sebagai staf ahli hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Kemudian, dia resmi masuk sebagai praktisi politik tahun 2017 di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tahun 2019, dia menjadi Caleg PSI Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta I, meliputi Kota Administrasi Jakarta Timur.

Setelah lulus dari UI, Rian meneruskan pendidikan di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura dan meraih gelar Master Public Administration.

15 Desember 2022, dia mengundurkan diri dari PSI dan masuk ke Golkar menjadi Ketua Biro Pemuda Partai Golkar DKI Jakarta.

Sebelum masuk ke dunia pemerintahan dan politik, dia adalah praktisi hukum. Sebagai Associate untuk Firma Hukum Hadiputranto, Hadinoto & Partners. Dia juga sempat menjadi Junior Associate Melli Darsa & Co pada kurun waktu 2009-2013.*

Penulis: Nyoman Adikusuma

Editor: Lala Lala

banner 325x300