HeadlineNasional

Presiden Jokowi Perintahkan Relokasi Korban Kebakaran Plumpang 

243
×

Presiden Jokowi Perintahkan Relokasi Korban Kebakaran Plumpang 

Share this article
Presiden mengenakan helm dan rompi proyek kawasan Likupang, yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara
Presiden mengenakan helm dan rompi proyek kawasan Likupang, yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

G24NEWS.TV, JAKARTA –  Presiden Joko Widodo meminta relokasi tempat tinggal korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat malam (3/3) ke tempat yang lebih aman. 

Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pejabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono untuk mencari solusi masalah di Plumpang.  Presiden menyampaikan hal itu saat meninjau salah satu posko korban kebakaran di RPTRA Rasela Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (5/3). 

“Saya sudah perintahkan Menteri BUMN dan Gubernur DKI segera mencari solusi dari kejadian di Plumpang, terutama karena ini zona yang bahaya. Tidak bisa lagi ditinggali, tetapi harus ada solusinya. Bisa saja Plumpang-nya digeser ke reklamasi atau penduduknya yang digeser ke relokasi,” kata Jokowi.

Baca Juga  Puteri Komarudin, Legistrator Milenial yang Peduli Isu Sosial dan Kesetaraan Gender

Dalam peninjauan, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan belasungkawa untuk para korban insiden kebakaran di Depo Pertamina Plumpang. Menurut Kepala Negara, relokasi untuk para korban secepatnya diputuskan Menteri BUMN, Pertamina, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ketua PMI Jusuf Kalla meninjau korban kebakaran Plumpang
Ketua PMI Jusuf Kalla meninjau korban kebakaran Plumpang

Relokasi tersebut bisa dua kemungkinan, yakni memindahkan para penduduk ke reklamasi atau lokasi Depo Pertamina yang dipindahkan, katanya. “Ini akan segera diputuskan sehari dua hari ini oleh Pertamina, Gubernur DKI sehingga solusinya menjadi jelas,” kata dia.

Presiden menilai permukiman penduduk yang berada di sekitar lokasi Depo Pertamina termasuk zona berbahaya. Dia memerintahkan evaluasi dan audit lokasi-lokasi Depo Pertamina lainnya yang menyimpan bahan bakar. 

“Zona ini memang harusnya zona air entah dibuat sungai, entah harus melindungi dari objek vital yang kita miliki. Karena barang-barang di dalamnya sangat bahaya untuk berdekatan dengan masyarakat, apalagi dengan permukiman penduduk,” kata dia. 

Baca Juga  Budayawan Ridwan Saidi Meninggal Dunia

Seusai meninjau lokasi posko kebakaran, Presiden Jokowi membagikan paket sembako dan kaus kepada warga yang telah menunggunya di sepanjang Jalan Alur Laut.

Depo Pertamina Plumpang terbakar pada Jumat malam (3/3). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 17 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Selain itu, terdapat 49 orang luka berat dan 2 orang luka ringan.

Rumah Sakit Bhayangkara TK I Raden Said Sukanto (RS Polri) Kramat Jati telah menerima 15 kantong jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, hingga Sabtu (4/3).

 

banner 325x300