Politik

TKN Prabowo-Gibran Yakin Penghitungan Suara Pemilu Aman dari “Hacker”

72
×

TKN Prabowo-Gibran Yakin Penghitungan Suara Pemilu Aman dari “Hacker”

Share this article
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist
Ilustrasi Pemilu. Foto: Ist

“Untungnya saja sistem mekanisme pemilu kita itu tidak menggunakan mekanisme penghitungan berbasis kepada digital. Tidak e-voting,” kata Nusron usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TKN dan TKD Prabowo-Gibran di Jakarta, Jumat.

Menurut Nusron, penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU dengan metode berjenjang dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), kabupaten/kota, hingga rekapitulasi nasional dianggap efektif untuk menghindari tingkat peretasan dan pencurian data dalam proses penghitungan.

Nusron juga mengimbau KPU agar melakukan mitigasi guna mencegah terjadinya tindakan peretasan.

Sementara itu, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengatakan pihaknya telah melakukan forensik digital sebagai langkah penanganan dalam dugaan kasus kebocoran data yang dialami oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca Juga  Peran Strategis Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu

Hal tersebut dilakukan oleh BSSN untuk mencari penyebab dari dugaan kebocoran data tersebut.

“Dalam penanganan insiden siber yang terjadi di KPU, BSSN sedang melakukan analisis dan forensik digital dari sisi aplikasi dan server untuk mengetahui root couse dari insiden siber yang terjadi,” kata Juru Bicara BSSN Ariandi Putra di Jakarta, Jumat.

Terkait tindak lanjut terhadap penanganan dugaan kebocoran data itu nantinya lebih lanjut akan disampaikan secara langsung oleh KPU sebagai pemilik sistem elektronik terkait.

Sebelumnya, pada Selasa (28/11), Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan terus berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) Siber Pemilu guna memastikan keamanan data pemilih pada Pemilu 2024.

Betty mengatakan KPU telah menerima informasi terkait dugaan pembobolan data pemilih yang dilakukan seorang peretas yang menggunakan nama “Jimbo”.

Penghitungan Suara adalah proses penghitungan Surat Suara oleh KPPS untuk menentukan suara sah yang diperoleh Pasangan Calon, Surat Suara yang dinyatakan tidak sah, Surat Suara yang tidak digunakan dan Surat Suara rusak/keliru dicoblos.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala
banner 325x300