Prabowo-Gibran Targetkan 65 Persen Suara di Kudus

38
×

Prabowo-Gibran Targetkan 65 Persen Suara di Kudus

Share this article
Capres 2024 Prabowo Subianto dalam Dialog Capres 02 Bersama Kadin, bertajuk Menuju Indonesia Emas 2045”, di Jakarta, Jumat (12/1/2024). Foto: Tangkap layar siaran langsung TVOne
Langkah Prabowo-Gibran Kejar Target Net Zero Emission

G24NEWS.TV, JAKARTA TKD Pasangan Prabowo-Gibran Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menargetkan bisa meraih dukungan masyarakat hingga 65 persen suara di daerah itu.

“Jika sebelumnya hanya menargetkan 60 persen suara, maka saat ini kami optimistis bisa mencapai 65 persen karena dukungannya memang bertambah,” kata Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Kudus Mawahib Afkar ditemui di sela-sela konsolidasi dan istigosah di Gedung Serba Guna Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Selasa.

Apalagi, kata dia, pertemuan hari ini (16/1) juga didukung 1.000-an orang dari elemen guru ngaji dan guru swasta yang tergabung dalam relawan akar rumput hijau.

Sementara dalam acara hari ini (16/1) menghadirkan Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Kiai Asep Saifudiin Chalim.

“Tentunya dengan banyak kiai yang bergabung dengan 02, yang mana Kudus juga inheren karena Kudus kota santri, tentunya kami semakin optimistis bisa memenangkan,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, program dari Prabowo-Gibran jelas merupakan program keberlanjutan Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam rekonsiliasi antara Presiden Jokowi dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Ketika Prabowo-Gibran menang, maka bidang pendidikan akan menjadi prioritas advokasi kepada pemerintahan agar perhatiannya semakin ditingkatkan, terutama terkait dengan tingkat kesejahteraan guru swasta.

Apalagi, kata dia, di daerah, seperti di Kabupaten Kudus juga sudah ada payung hukum soal madrasah diniah, sehingga peluang untuk meningkatkan kesejahteraan guru swasta semakin besar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Prof Dr KH Asep Saifudiin Chalim mengajak jajaran Pergunu untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam satu kali putaran, sebagai bentuk kecintaan Indonesia.

“Tentunya menang dengan kejujuran dengan keadilan, dan tidak menang dengan menghalalkan berbagai hal,” ujarnya.

Alasan untuk memenangkan satu kali putaran, kata dia, karena menghemat anggaran hingga puluhan triliun, meskipun negara sudah mengalokasikan anggaran untuk itu. Selain itu, dengan satu kali putaran juga untuk menghindari konflik.

“Jika terjadi konflik sesama anak bangsa, tentunya kasihan. Lebih baik kita garap segera Indonesia menjadi lebih maju dan makmur,” ujarnya.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News

Editor: Lala Lala

banner 325x300