HeadlineNasional

PPKM Dicabut Bansos Jalan Terus, Ini Daftar Bantuan Sosial 2023

274
×

PPKM Dicabut Bansos Jalan Terus, Ini Daftar Bantuan Sosial 2023

Share this article
presiden jokowi ramai
presiden-jokowi-ramai

G24NEWS.TV, JAKARTA – Presiden Jokowi menegaskan pemerintah masih akan tetap menyalurkan bantuan sosial atau bansos meski status kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dicabut, berikut daftar bansos 2023.

Selain bansos, pemerintah juga terus akan memberikan berbagai insentif termasuk pajak. “Meskipun PPKM dicabut, bansos akan tetap dilanjutkan. Bantuan vitamin dan obat tersedia di faskes yang ditunjuk. Insentif pajak juga terus dilanjutkan,” ujar Jokowi dalam keterangan pers di Jakarta.

Sebelumnya, pemerintah akhirnya mencabut kebijakan PPKM yang sudah diberlakukan hampir tiga tahun belakangan. Keputusan itu diumumkan hari ini di Istana Kepresidenan Jakarta.

Pencabutan PPKM Lewat Kajian Mendalam

Menurut Presiden Jokowi, keputusan ini telah melalui kajian dan pertimbangan mendalam selama 10 bulan. 

“Alhamdulillah, Indonesia termasuk negara yang berhasil mengendalikan pandemi COVID-19 dengan baik dan sekaligus bisa menjaga stabilitas ekonominya. Kebijakan gas dan rem yang menyeimbangkan penanganan kesehatan dan perekonomian menjadi kunci keberhasilan kita,” ujar Jokowi.

Dalam beberapa bulan terakhir, pandemi COVID-19 di Indonesia semakin terkendali. Pada 27 Desember 2022, kasus harian sebanyak 1,7 kasus per 1 juta penduduk, positivity rate mingguan 3,35 persen, tingkat perawatan rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) 4,79 persen, dan angka kematian 2,39 persen.

Baca Juga  Korlantas Polri Ubah Pelat Kode Khusus Pejabat Dari RF Jadi Z Mulai November

“Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO. Dan, seluruh kabupaten/kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM Level 1, pembatasan kerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah,” ujar Jokowi yang juga didukung oleh Partai Golkar ini.

Selain itu, tingkat kekebalan masyarakat Indonesia terhadap Covid-19 juga tinggi. Hal itu disimpulkan dari survei serologi yang dilakukan Kementerian Kesehatan.

“Saya minta seluruh masyarakat komponen bangsa hati hati dan waspada. masyarakat harus tingkatkan kesadaran kewaspadaan menghadapi risiko Covid-19. Pemakaian masker di keramaian harus tetap dilakukan,” ungkapnya.

Daftar Bansos 2023 selama PPKM  

1. Program Keluarga Harapan (PKH) termasuk Daftar Bansos 2023

Ini adalah program program perlindungan sosial regular. Hingga kini sudah telah terealisasi sebesar Rp28,3 triliun kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). 

2. Kartu Sembako

Bantuan Kartu Sembako telah terealisasi dengan dana sebesar Rp44,5 triliun, kepada sebanyak 18,8 juta KPM

3. BLT Minyak Goreng  

Bantuan ini diberikan sebesar Rp100.000 per bulan selama 3 bulan. Ini adalah bantun untuk menjaga daya beli masyarakat karena lonjakan harga minyak goreng. 

Pemerintah telah merealisasikan anggaran untuk BLT minyak goreng sebesar Rp7 triliun kepada sebanyak 23,9 juta penerima.

Baca Juga  Apakah China Siap Meninggalkan Kebijakan Zero-covid?

4. Bantuan Warung dan PKL  

Pemerintah memberikan bantuan tunai untuk pedagang kaki lima, warung dan nelayan (PKL-WN), yang telah terealisasi sebesar Rp1,3 triliun kepada sebanyak 2,1 juta penerima. 

Bantuan ini diberikan sebesar Rp100.000 per bulan selama 3 bulan, yang langsung disalurkan oleh TNI dan Polri. 

5. BLT Dana Desa  

BLT Desa sejauh ini telah direalisasikan sebesar Rp26,4 triliun kepada sebanyak 7,5 juta KPM. 

6. Kartu Prakerja  masuk dalam Daftar Bansos 2023 

airlangga kartu prakerja

Menteri Koordinator Perekonomian mengungkapkan kartu prakerja 2023 bisa diikuti penerima bansos. (Foto Ekon.go.id)

Program kartu prakerja pemerintah dilanjutkan pada 2023 mendatang.. Pemerintah mencatat, realisasi anggaran untuk Program Kartu Prakerja hingga November 2022 telah mencapai 99 persen dari pagu yang ditetapkan, kepada sebanyak 5,1 juta peserta. 

7. BLT Subsidi BBM  

Ini adalah BLT terakhir di tahun 2022 yang diberikan pemerintah sebagai pengalihan subsidi BBM. Bansos ini diberikan menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi pada September 2022. 

Bantuan diberikan dalam bentuk BLT, subsidi upah, dan dukungan kepada sektor transportasi, khususnya angkutan umum, ojek, dan nelayan, melalui anggaran pemerintah daerah, yaitu sebesar 2 persen dari dana transfer umum. 

  

banner 325x300