Ekonomi

Politisi Golkar Demer Minta Gubernur Bali Pertahankan Usaha Sewa Sepeda Motor Penduduk Bagi Turis Asing

218
×

Politisi Golkar Demer Minta Gubernur Bali Pertahankan Usaha Sewa Sepeda Motor Penduduk Bagi Turis Asing

Share this article
Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar Gde Sumarjaya Linggih.

G24NEWS.TV, JAKARTA – Politisi Golkar, Anggota Komisi VI DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih meminta Gubernur Bali I Wayan Koster tetap mengizinkan turis asing menyewa sepeda motor milik penduduk.

Bisnis penyewaan sepeda motor di Bali, menurutnya, cukup berkembang dan dimiliki oleh pelaku UMKM, sebagian besar bahkan usaha mikro dan kecil.

Namun, dia mengatakan memang dipastikan penyewa harus memiliki surat izin mengemudi (SIM) internasional.

Sehingga, dipastikan pengguna juga memahami peraturan lalu lintas dalam berkendara dan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.

Selain meningkatkan penghasilan penduduk dan bisnis mikro dan kecil, dia menilai penyewaan sepeda motor menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing.

“Begini ya, ibaratnya jika ada tikus-tikus di rumah kita, jangan terus kita membakar rumah kita untuk menghilangkan tikus itu, ujar politisi dari Partai Golkar ini, pekan ini.

Baca Juga  Menapak 59 Tahun Golkar, Bisakah Penuhi Target 20% pada Pemilu 2024?

“Bukan justru langsung melarang mereka menyewa sepeda motor karena ini kan berkaitan juga dengan nasib UMKM kita,” tambah Gde Sumarjaya yang juga dipanggil Demer.

Demer Tidak Setuju Sewa Sepeda Motor Dilarang

Lebih jauh, anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini menegaskan tentu dirinya sepakat dilakukan penertiban terhadap wisatawan nakal yang ugal-ugalan di jalan.

Alasan larangan penyewaan sepeda motor juga karena turis asing tidak menggunakan helm saat berkendara sepeda motor dan melakukan berbagai pelanggaran lainnya.

Dia mengatakan kondisi itu dapat ditertibkan oleh petugas Kepolisian atau penduduk yang menyewakan sepeda motornya harus memastikan adanya SIM internasional penyewa.

Baca Juga  Menko Airlangga: Industri Alat Angkut Tumbuh 10,95 Persen di Triwulan IV-2022

“Jangan sampai turis yang patuh terhambat menikmati Bali. Penghasilan UKMN juga hilang karena ada pihak yang tidak tertib,” ujarnya.

“Ketika mereka menyewa motor misalnya di tempat yang legal, kemudian mereka membawa SIM Internasional jadi kan tidak masalah,” papar Demer.

Lebih jauh, dia mengatakan Pemerintah Provinsi Bali sebaiknya memperhatikan kepentingan UMKM yang sempat terpukul selama pandemi Covid-19.

Saat ini, jelasnya, UMKM di Bali sedang dalam proses bangkit kembali dan menuju pemulihan, wisatawan ke Bali sudah datang.*

Email Penulis: Nyomanadikusuma@g24news.tv
Editor: Lala Lala

banner 325x300