Nasional

Pesan Muhammadiyah Jelang Tahun Baru 2023: Aktualisasikan Pancasila sebagai Pemandu Arah Bangsa

224
×

Pesan Muhammadiyah Jelang Tahun Baru 2023: Aktualisasikan Pancasila sebagai Pemandu Arah Bangsa

Share this article
haedar nasir
haedar-nasir

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah  Haedar Nashir mengatakan bangsa Indonesia mempunyai kemajemukan yang besar sehingga rawan terjadi pembelahan masyarakat, namun juga memiliki modal rohani besar sebagai kekuatan potensial untuk bersatu dan maju.

Modal tersebut adalah nilai luhur berbasis Pancasila, agama dan budaya luhur bangsa yang memandu kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Nilai-nilai itu penting karena akan mengajarkan kita untuk damai, hidup bermakna, saling menghargai,” ujar Haedar dalam situs resmi Muhammadiyah.

“Apapun kegiatan termasuk ekonomi, politik dan budaya itu akan melakukan sesuatu yang memiliki arti , jangan sia-sia, apalagi yang menimbulkan kerugian,” lanjut dia Haedar.

Menurut Guru Besar Sosiologi ini, agama merupakan pendorong yang luar biasa bagi Bangsa Indonesia, bahkan kemerdekaan Indonesia juga didorong oleh spirit keagamaan.

Baca Juga  Banyak Kesamaan Aspirasi, Partai Golkar Siap Terima Lebih Banyak Kader Muhammadiyah

Namun jika pada masa kini terjadi penyelewengan dalam praktik agama, tidak lalu kemudian dikapitalisasi, seakan-akan agama menjadi sumber masalah.

“Energi positif agama itu jauh lebih besar ketimbang bias dari praktik sebagian orang beragama,” ujar dia.

Menurut dia Pancasila juga harus diaktualisasikan sebagai basis nilai luhur dan sekaligus pemandu arah kebangsaan dan kenegaraan. Salah satu aktualisasi Pancasila menurut dia adalah harus segera menghilangkan praktik korupsi.

“Penghilangan praktik korupsi itu jangan tebang-pilih, bahkan harus ada prioritas. Kita berharap KPK fokus untuk tegas, adil, ada prioritas utama dan berdiri tegak di atas hukum dan keadilan,” ucapnya.

Baca Juga  Jokowi: Terima Turis China Harus dengan Protokol Kesehatan

Sementara itu dalam menghadapi masa yang akan datang dengan berbagai macam tantangan, Haedar mengajak bangsa ini untuk memiliki sikap optimistis dan menghadapi segala tantangan tersebut dengan sungguh-sungguh, namun tetap seksama.

“Jangan menyia-nyiakan peluang kita untuk bangkit setelah pandemi ini, dan melakukan recovery yakni potensi kebangsaan kita yaitu persatuan. Ini yang membuat kita bertahan di segala gelombang baik bencana alam maupun bencana politik kebangsaan,” imbuhnya.

Serta yang tidak kalah penting menurutnya adalah sumber daya alam Indonesia yang melimpah sebagai potensi untuk dirawat bersama. Tidak boleh lagi ada penggunaan maupun pemanfaatan sumber daya alam Indonesia secara sembarangan.

 

 

 

 

banner 325x300