Daerah

Perempuan Didorong Melek Politik di Era Demokrasi

227
×

Perempuan Didorong Melek Politik di Era Demokrasi

Share this article
Perempuan Didorong Melek Politik di Era Demokrasi
Perempuan Didorong Melek Politik di Era Demokrasi

G24NEWS.TV, JAKARTA – Ketua KPPI Kota Serang, Ratu Ria Maryana, mendorong perempuan melek politik untuk demokrasi.

Ria menuturkan, salah satu pendukung demokrasi yang sangat potensial adalah keterlibatan kaum perempuan dalam kancah politik.

Ia menegaskan bahwa sudah saatnya penguatan hak politik dan pendidikan politik bagi perempuan diutamakan.

“Pendidikan politik bagi perempuan harus mempunyai arah yang jelas menuju pada kemampuan kaum perempuan yang memiliki kekuatan dan penyadaran akan pentingnya pembebasan kaum perempuan, atas marginalisasi politik terhadap kaumnya, sehingga kaum perempuan memiliki jati diri yang kuat dalam kiprah politiknya,” ujarnya.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang itu, garis besar tujuan keterlibatan kaum perempuan dalam kancah politik adalah ikut menentukan arah perkembangan dan pembangunan.

Namun, tujuan itu sekilas terhalang oleh dogma yang acapkali didengar saat ini.

Baca Juga  Bawaslu Komitmen Wujudkan Pemilu Afirmatif bagi perempuan

“Dogma itu bahwa politik adalah mainstream-nya laki-laki, politik sarat dengan kekerasan, politik menghabiskan biaya, atau politik itu kejam. Dogma semacam ini berkontribusi pada rendahnya minat perempuan terjun dalam dunia politik,” tegasnya.

Menurut Ria, hakikat dari politik adalah menghadirkan kebajikan, keadilan, kesejahteraan dan keamanan bersama melalui kekuasaan.

Apabila perempuan dapat melihat dan memahami dunia politik secara benar, Ria menegaskan bahwa partisipasi perempuan dalam pembangunan akan meningkat.

“Perempuan akan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga dapat berperan dan berkontribusi dalam memperjuangkan nasib perempuan Indonesia melalui berbagai kebijakan, baik di parpol maupun melalui politik anggaran di parlemen,” tuturnya.

Melalui pendidikan politik pun menurut Ria, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan indeks pemberdayaan gender. Salah satunya ialah meningkatkan keterwakilan perempuan politik.

Baca Juga  Golkar DKI Gelar Pendidikan Politik Kepada Bacaleg DPRD Hadapi Pemilu 2024

“Dalam kaitannya dengan pemberdayaan perempuan bidang politik, maka kita perlu meningkatkan kapasitas dan memperluas cakupan pendidikan politik bagi perempuan potensial. Hal ini sangat diperlukan untuk mendorong dan membangkitkan kesadaran politik perempuan,” ungkapnya.

Melalui Bimtek yang pihaknya lakukan, diharapkan para perempuan yang menjadi peserta, akan memperoleh informasi yang tepat dari sumber-sumber yang kompeten, berkaitan dengan dunia politik.

Sehingga, perempuan tidak lagi alergi untuk terjun ke dunia politik.

Dia mengatakan  perempuan harus didorong baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, agar kelak yang bersangkutan mempunyai posisi tawar yang tinggi.

Karena itu penting dilakukan kaum perempuan, mengingat dunia politik erat kaitannya dengan pembangunan.*

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300