Nasional

Airlangga Hartarto: Penghargaan Penanganan Covid-19, Apresiasi untuk Semua Komponen Bangsa

234
×

Airlangga Hartarto: Penghargaan Penanganan Covid-19, Apresiasi untuk Semua Komponen Bangsa

Share this article
Airlangga Hartarto Penghargaan Penanganan Covid 19 Apresiasi untuk Semua Komponen Bangsa
Airlangga Hartarto Penghargaan Penanganan Covid 19 Apresiasi untuk Semua Komponen Bangsa

G24NEWS.TV, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memberikan Penghargaan Penanganan Covid-19 yang dianggap sukses, sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif,  di tengah krisis global.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, para petugas, para relawan, yang telah gugur dalam tugas menangani pandemi Covid-19. Dan kepada Bapak/Ibu yang menerima PPKM Award, saya menyampaikan selamat. Marilah pengabdian ini terus kita lanjutkan untuk memecahkan berbagai masalah-masalah kemanusiaan dan kebangsaan. Dan membangun Indonesia menjadi negara maju,” ujar Presiden Joko Widodo dikutip dari laman Golkar Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Koordinator PPKM Luar Jawa-Bali mengatakan bahwa Penghargaan Penanganan Covid-19 diberikan sebagai wujud apresiasi kepada semua komponen bangsa yang telah bekerja keras mengatasi Pandemi Covid-19.

Baca Juga  Mukhtarudin Desak Kelangkaan Gas Melon di Sejumlah Wilayah Diatasi

Penghargaan ini juga diberikan untuk para negara sahabat yang telah banyak memberikan perhatian, bantuan obat, hingga vaksin.

“Saat ini Indonesia masuk persiapan transisi endemi dan penurunan kasus telah terjadi hampir di seluruh negara termasuk Indonesia. Bahkan hasil serosurvei Kementerian Kesehatan cakupan level imunitas penduduk meningkat pada level yang tinggi dan proporsi penduduk yang memiliki imunitas SARS Cov-2 mendekati 99%,” ungkap Menko Airlangga.

Salah satu langkah strategis yang diambil Pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 yakni pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) melalui Perpres No. 82 Tahun 2020, yang memungkinkan penerapan kebijakan “Gas” dan “Rem”.

Selain itu, pengadaan dan pengembangan vaksin dalam negeri, serta pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang didukung oleh berbagai Kementerian/Lembaga, TNI/POLRI, dan Pemda terbukti berhasil dan diakui oleh dunia internasional.

Baca Juga  China Longgarkan Kebijakan Zero Covid-19, Warga Bisa Bepergian Tanpa Tes

“Kami laporkan bahwa kasus aktif nasional saat ini 3.701 kasus (per 17 Maret 2023), dengan akumulasi konfirmasi mencapai kasus total sejumlah 6,7 juta. Angka ini, share kasus aktif masih tetap didominasi Jawa-Bali, 85,81%. Sementara luar Jawa-Bali 14,19%. Dan selama Maret secara umum mengalami penurunan dan kasus aktif tertinggi di regional di luar Jawa, di Kalimantan. Kemudian tingkat kesembuhan di wilayah luar Jawa-Bali berada pada rentang 96,96% sampai dengan 98%,” tutup Menko Airlangga.*

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300