Internasional

Pengadilan Filipina Bebaskan Grup Media Rappler dari Tuduhan Penggelapan Pajak

304
×

Pengadilan Filipina Bebaskan Grup Media Rappler dari Tuduhan Penggelapan Pajak

Share this article
Jurnalis pemenang Nobel perdamaian Maria Ressa ( Dante Diosina Jr - Anadolu Agency )
Jurnalis pemenang Nobel perdamaian Maria Ressa ( Dante Diosina Jr - Anadolu Agency )

G24NEWS.TV, JAKARTA – Pengadilan Filipina pada Rabu (18/1) membebaskan seorang jurnalis peraih Nobel dan kelompok media Rappler dari tuduhan penggelapan pajak.

“Hari ini, kita merayakan kemenangan fakta atas politik,” kata Rappler.com dalam sebuah pernyataan setelah putusan yang diumumkan oleh Divisi Pertama Pengadilan Banding Pajak Filipina (CTA) dalam kasus penghindaran pajak terhadap jurnalis Maria Ressa dan Rappler Holdings. Corp (RHC), dikutip dari Anadolu.

Maria memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada 2021. Gugatan terhadap jurnalis dan grup media itu diajukan oleh pemerintahan Rodrigo Duterte.

“Kami berterima kasih kepada pengadilan atas keputusan yang adil ini dan mengakui bahwa tuduhan curang, palsu, dan lemah yang dibuat oleh Biro Pendapatan Dalam Negeri (BIR) sebenarnya tidak memiliki dasar. Keputusan yang merugikan akan berdampak luas pada pers dan pasar modal, ”kata kelompok media itu.

Baca Juga  Golkar Dukung Kebijakan Kemlu Sejahterakan Pegawai Perwakilan Indonesia di Luar Negeri

Dia menuduh pemerintah sebelumnya sebagai hanya melakukan mempolitisasi kasus tersebut. BIR juga sengaja mengabaikan bukti yang bertentangan dengan kesimpulan, bahwa Rappler Holdings adalah dealer sekuritas, yang mendapat untung dari meningkatkan modal, dan gagal membayar pajak.

Kasus tersebut diajukan pada Januari 2018 setelah pengaduan penggelapan pajak terhadap jurnalis dan grup media diumumkan. Belakangan, BIR dan Departemen Kehakiman Filipina (DOJ) mengajukan kasus pidana terhadap mereka.

“Ini adalah pelecehan dan penyalahgunaan kekuasaan. Berapa banyak lagi perusahaan, bisnis, dan bahkan perorangan yang mengalami pelecehan dan perilaku tidak etis seperti ini dari pejabat dan lembaga pemerintah?” lanjut mereka.

Baca Juga  Gempa Maroko, Kota Bersejarah Marrakesh Hancur

Rappler akan terus bermimpi besar dan mengeksplorasi apa yang bisa ditawarkan oleh teknologi. Inilah yang memicu visi kami ketika RHC berupaya meningkatkan modal dan mengembangkan bisnis melalui Philippine Depositary Receipts pada  2015. Saat itu kami percaya, seperti yang kami lakukan sekarang, bahwa jurnalisme, teknologi, dan komunitas yang diberdayakan akan menjadi pagar pembatas demokrasi mana pun.

Maria Ressa dan RHC menang hari ini. Begitu pula pembayar pajak dan pengusaha yang dilecehkan secara tidak adil oleh BIR,” tambah pernyataan itu.

banner 325x300