Politik

Pemimpin Ponpes Cipasung Doakan Prabowo Dapat Mandat Dari Rakyat Jadi Presiden RI

88
×

Pemimpin Ponpes Cipasung Doakan Prabowo Dapat Mandat Dari Rakyat Jadi Presiden RI

Share this article
Para santri Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, berebut berfoto dengan Capres RI Prabowo Subianto, Minggu (3/12/2023). Foto: FB Prabowo Subianto
Para santri Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, berebut berfoto dengan Capres RI Prabowo Subianto, Minggu (3/12/2023). Foto: FB Prabowo Subianto

G24NEWS.TV, JAKARTA – Pemimpin Pondok Pesantren Cipasung, Jawa Barat mendoakan Prabowo Subianto mendapatkan mandat rakyat untuk menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2024 – 2029.

Dukungan doa ini langsung disampaikan oleh Pemimpin Pondok Pesantren Cipasung K.H. Koko Komarudin Ruhiat saat menerima kunjungan calon presiden nomor urut 2 Prabowo dalam masa kampanye, Minggu (3/12/2023)

“Alhamdulillah dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung. Sebuah pesan yang akan selalu saya ingat dari K.H. Koko Komarudin Ruhiat agar kelak jika diberikan mandat oleh rakyat menjadi presiden harus menjalankan tugas dengan tegas, namun tetap arif dan bijaksana,” jelas Prabowo, dalam akun IGnya, prabowo, dikutip Selasa (5/12/2023).

Baca Juga  Polres Lombok Tengah Berhasil Halau Rencana Warga Desa Ketare Serang Dusun Kadek

“InshaAllah jika mandat tersebut diberikan kami akan bekerja dengan sebaik-baiknya, mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia,” jelasnya.

Seperti dilansir dari laman NU, Pondok Pesantren Cipasung terletak di Jalan KH Ruhiat, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Singaparna, Jawa Barat. Pesantren ini memiliki jarak tempuh kurang lebih 280 kilometer dari Jakarta dan ditempuh sekitar enam jam.

Pesantren Cipasung didirikan oleh KH Ruhiat, pada akhir tahun 1931. Semula, santri yang menetap di pesantren ini berjumlah kurang lebih 40 orang.

Sebagian santri tersebut adalah mereka yang ikut dari Pesantren Cilenga, tempat Kiai Ruhiat menempa ilmu. Di samping itu, ada pula santri kalong yang hanya mengaji pada malam hari dan siangnya kembali ke rumah.

Baca Juga  Gerinda Optimistis Prabowo-Gibran Raih 65% Suara di Jabar

Mereka adalah warga yang tinggal di sekitar komplek Cipasung. (Tadzkirat Buku Panduan Mukimin Mukimat Pondok Pesantren Cipasung, 2018).

Sebagai pembinaan agama terhadap anak-anak usia muda, pada 1935 didirikan sekolah agama atau madrasah diniyah. Sekolah inilah yang paling pertama didirikan di Pondok Pesantren Cipasung.

Seiring berjalannya waktu, para santri telah tumbuh menjadi dewasa. Lalu Kiai Ruhiat mendirikan Kursus Kader Mubalighin wal Musyawirin (KKM), pada tahun 1937.

Kursus ini dibuat sebagai wadah santri dewasa untuk latihan berpidato, dakwah, dan musyawarah yang diadakan pada setiap malam Kamis.

Email: Nyomanadikusuma@G24 News
Editor: Lala Lala

banner 325x300