Nasional

Pemerintah Siapkan Kebijakan Bantuan Pangan Tangani Stunting

145
×

Pemerintah Siapkan Kebijakan Bantuan Pangan Tangani Stunting

Share this article
Pemerintah Siapkan Kebijakan Bantuan Pangan Tangani Stunting
Pemerintah Siapkan Kebijakan Bantuan Pangan Tangani Stunting

G24NEWS.TV, JAKARTA – Pemerintah terus berupaya menjaga daya beli masyarakat, yang dilakukan melalui penambahan bantuan pangan dan memastikan penyalurannya tepat sasaran.

Selain itu, penanganan stunting juga menjadi salah satu fokus untuk segera dilaksanakan.

“Tadi disampaikan bahwa saat sekarang kondisi Bulog per 2 november 2023 stoknya 1.442.945 ton. Dan penyaluran bantuan pangan di bulan September itu 94,95% dan di bulan Oktober 94,89%, November di 18,45%, dan kita masih ada di bulan Desember,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada keterangan pers usai rapat internal.

Dalam rapat internal tersebut, disampaikan terdapat kebutuhan tambahan anggaran dari Bulog, yaitu untuk tahap pertama butuh biaya sekitar Rp7,9 triliun, tahap kedua Rp8,4 triliun, dan ada tambahan terkait dengan untuk distribusi dan lainnya sebesar Rp2,8 triliun, sehingga totalnya sejumlah Rp19,1 triliun.

Baca Juga  Gabung Partai Golkar, Ini Modal Politik Rian Ernest

Selain perlu dilakukan percepatan pembayaran tagihan Bulog oleh Kementerian Keuangan, rapat juga membahas usulan terkait dengan insentif yang bisa diberikan Pemerintah, terutama untuk pembebasan bea masuk beras.

Baca Juga :  Rakernas Golkar 2023, Ketum Airlangga Sampaikan Kunci Kemenangan Pemilu 2024

“Kita ketahui bersama bahwa pembebasan bea masuk dengan tarif spesifik Rp450/kg. Ini kita lakukan insentif berupa Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP). Nanti badan pangan akan menyiapkan itu untuk BMDTP, yang nanti akan diberikan oleh Kementerian Keuangan,” jelas Menko Airlangga.

Baca Juga  Airlangga Hartarto: Pemilu 2024, Bisa Sumbang hingga 1,3% PDB

Selain itu, terkait bantuan pangan di tahun 2024, Presiden Joko Widodo telah menyetujui bahwa bantuan pangan beras dan bantuan penanganan stunting akan diberikan selama 6 bulan, yakni pada bulan Januari-Juni 2024.

Bantuan beras yang akan diberikan yakni sebanyak 10kg kepada 22.004.077 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sedangkan untuk bantuan stunting, akan diberikan kepada 1.446.089 Keluarga Risiko Stunting (KRS) dari data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Bantuan stunting tersebut sejumlah Rp446,242 miliar per kuartalnya atau sekitar Rp892 miliar di semester pertama tahun depan.

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300