Nasional

Nurul Arifin Dorong Peran Serta Difabel dalam Pemilu 2024

229
×

Nurul Arifin Dorong Peran Serta Difabel dalam Pemilu 2024

Share this article
Nurul Arifin Dorong Peran Serta Difabel dalam Pemilu 2024
Nurul Arifin Dorong Peran Serta Difabel dalam Pemilu 2024

G24NEWS.TV, JAKARTA – Anggota DPR RI Fraksi Golkar Nurul Arifin menyebut peran difabel atau penyandang disabilitas dalam Pemilu penting sesuai UU Nomor 8 tahun 2016 tentang disabilitas.

Nurul mendukung upaya memperkuat peran difabel dalam penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

“Melalui afirmatif action atau tindakan afirmatif, difabel akan lebih diberdayakan dan didorong untuk terlibat dalam proses penyelenggaraan pemilu,” kata Nurul, kepada wartawan, Selasa (21/3/2023).

Menurut Nurul, difabel memiliki hak yang sama untuk terlibat dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan pemilu.

“Namun, saat ini masih banyak kendala yang dihadapi oleh difabel dalam memenuhi persyaratan untuk menjadi penyelenggara pemilu. Oleh karena itu, tindakan afirmatif yang mengakomodasi kebutuhan difabel harus dilakukan untuk memperkuat peran mereka dalam pemilu,” ujar anggota Komisi I DPR RI ini.

Baca Juga  Emanuel Melkiades Minta Pengawasan Visa bagi WNI Diperketat

Salah satu upaya tindakan adalah dengan memberikan pelatihan khusus kepada difabel yang ingin terlibat sebagai penyelenggara pemilu.

Dalam pasal 75 dan 76, UU Nomor 8 tahun 2016, juga menegaskan hak politik bagi penyandang disabilitas dalam kehidupan politik dan publik secara langsung atau melalui perwakilan, serta hak mereka untuk menduduki jabatan publik.

Dalam hal ini, pemerintah dan pemerintah daerah diwajibkan untuk memastikan bahwa penyandang disabilitas dapat berpartisipasi secara efektif dan penuh dalam kehidupan politik dan publik.

Selain itu, perlu juga adanya perbaikan fasilitas dan aksesibilitas untuk memudahkan difabel dalam mengakses tempat pemungutan suara.

“Hal ini akan membuat disabilitas merasa lebih terlibat dan diberdayakan dalam proses pemilu,” ujar Nurul.

Baca Juga  Mahkamah Konstitusi Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu

Menurut Nurul, keterlibatan difabel dalam penyelenggaraan pemilu tidak hanya akan memberikan manfaat bagi disabilitas itu sendiri, tetapi juga akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas dan kredibilitas proses pemilu.

“Dengan adanya disabilitas sebagai penyelenggara pemilu, atau sebagai calon legislatif, diharapkan akan tercipta proses pemilu yang lebih inklusif dan representatif,” ujarnya.

Oleh karena itu, Nurul Arifin mendorong pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk memperkuat peran disabilitas dalam penyelenggaraan pemilu melalui tindakan afirmatif yang konkret dan terukur.

“Harapannya disabilitas tidak hanya menjadi objek dalam pemilu, tetapi juga menjadi subjek yang aktif dan berdaya dalam proses penyelenggaraan pemilu di Indonesia,” tukasnya.*

Email: DharmaSastronegoro@G24.News
Editor: Lala Lala

banner 325x300